TenggaraNews.com, KENDARI – Berdasarkan pertemuan antara Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi dengan Direktur Human Capital & CSR Antam, Johan NB Nababan menghasilkan dua kesepakan yang diputuskan, yakni pembangunan stadion dayung beserta asramanya dan pemasangan lampu jalan menuju Masjid Al Alam.
Sebelumnya, Pemprov di masa kepemimpinan Nur Alam, telah disepakati bersama pihak PT. Antam akan membiayai pembangunam Stadion sepak bola di Nanga-nanga. Namun, hal itu tak terealisasi hingga saat ini.
Olehnya itu, perusahaan plat merah ini mengalihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), untuk membangun stadion dan asrama dayung, yang akan dilaksanakan tahun 2018 ini.
Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Setda Sultra, Harmin Ramba mengungkapkan, rencana semula pihak PT. Antam tbk akan membangun stadion Nangananga, namun karna kondisi Antam tahun ini tidak terlalu baik, maka sarana olahraga dayung yang akan dibangun.
Kendati demikian, kata dia, pembangunan sarana utama olahraga di Nangananga tersebut tetap akan dilaksanakan di masa mendatang.
“Sudah disepakati, jadi dalam waktu singkat ini saya lagi menyusun MoU dan perjanjian kerjasama, langsung antara pihak Pemprov dan Antam,” Kata Harmin Ramba.
Mengenai besaran anggaran, lanjutnya, dirinya belum bisa menyebutkan secara rinci berapa besaran anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan sarana olahraga tersebut.
“Kalau kita lihat dari hitung-hitungan waktu peninjauan pak Gubernur waktu bersih-bersih pantai, di areal stadion dayung pada Maret lalu, kurang lebih Rp10 sampai Rp15 miliar. Detailnya kami akan koordinasi dengan Dinas Cipta Karya dan Dispora berapa hitung-hitungnya,” bebernya.
Sementara itu, Direktur Human Capital & CSR, Johan NB Nababan usai meninjau lokasi Stadion dan Asrama dayung mengaku sangat prihatin dengan kondisi sarana olahraga tersebut.
“Prihatin yah, masa tempat menggodok atlet-atlet nasional, atlet-atlet muda dari daerah sekitar Sultra berlatih ditempat begini, harus ada perhatian. Kalau pemerintah memiliki dana terbatas maka Antam siap membantu secepatnya,” singkatannya.
Laporan: Muhamad Isran









