Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Ibukota

Tak Hanya Mengutuk dan Mengecam, Masyarakat Mendesak Pencopotan Kapolres dan Kasat Pol PP

Redaksi by Redaksi
March 7, 2019
in Ibukota
0
Korban Pengeroyokan: Salah satu masyarakat Wawonii yang menjadi korban anarkisme anggota Satpol PP Sultra.

Korban Pengeroyokan: Salah satu masyarakat Wawonii yang menjadi korban anarkisme anggota Satpol PP Sultra.

Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Aksi penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oknum satuan polisi pamong praja(Satpol PP) Provinsi Sultra dan oknum anggota kepolisian, terhadap beberapa mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), saat melakukan aksi penolakan tambang, Rabu 6 Maret 2019 di Kantor Gubernur Sultra mendapatkan kecaman dari sejumlah pihak.

Tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan Pol PP terhadap para demonstran dinilai bagian dari perbuatan melanggar hukum, terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

Olehnya itu, Gubernur, Kapolda, Kasat Pol PP Sultra dan Kapolres Kendari didesak untuk bertanggungjawab atas kasus kekerasan ini. Bahkan, sejumlah element kepemudaan dan masyarakat secara umum mendesak agar Kapolres Kendari dan Kasat Pol PP Sultra segera dicopot.

Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sultra, Erwin Gayus sangat menyayangkan dan mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan Pol PP terhadap para demonstran.

“Saya atas nama kelembagaan PMII Sultra mengutuk keras tindakan represif yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian berkolaborasi dengan Pol PP kepada para demonstran,” ucapnya.

You Might Also Like

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

Salah seorang masyarakat Wawonii dikeroyok dan dianiaya oleh Satpol PP Sultra, Rabu 6 Maret 2019.

Menurut dia, hampir tidak ada alasan untuk mentolerir tindakan represif tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta agar Kapolres dan Kasat Pol PP dicopot dari jabatannya.

Sebab, hal ini bukan lagi hanya sekedar soal tambang, tetapi juga soal kemanusiaan. Apalagi, para demonstran tersebut bukan hanya terdiri dari mahasiswa tetapi juga ada ibu-ibu yang datang untuk menyuarakan haknya, tapi diperlakukan represif.

“Kepada Kapolda Sultra, agar mencopot Kapolres Kota Kendari karena tidak mampu mengontrol bawahannya dan tidak bisa menjadi pelindung masyarakat. Kepada Gubernur Sultra, agar mencopot Kasat Pol PP Sultra yang juga tidak becus dalam mengontrol bawahannya yang terlihat sangat anarkis terhadap demonstran,” tegasnya.

Smiley face

Di tempat terpisah, Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sultra, Hidayatullah menegaskan, bahwa demonstrasi adalah bagian dari ekspresi menyatakan pendapat yang keberadaanya dijamin dalam negara demokrasi. Jalannya menyampaikan pendapat tersebut harus dilindungi dan dijauhkan dari tindak kekerasan, tidak selayaknya aparat kepolisian dan aparat Pol PP melakukan kekerasan pada kegiatan tersebut.

“Seharusnya aparat kepolisian berkewajiban menjaga massa aksi,” tegas mantan Ketua KPU Provinsi Sultra ini.

Untuk itu, Hidayatullah mengutuk keras cara aparat kepolisian dan Pol PP menggunakan kekerasan, dalam menangani demonstrasi yang dilakukan oleh massa aksi masyarakat Kabupaten Konkep, yang dilakukan aparat kepolisian dan Pol PP di luar batas prosedur yang semestinya.

Lebih lanjut, Hidayatullah menuntut Pemprov Sultra dan kepolisian bertanggung jawab atas timbulnya korban dalam aksi kekerasan aparat tersebut. Selain itu, dia juga meminta Gubernur dan Kapolda Sultra untuk masing-masing melakukan pengusutan dan penindakan.

Menurut dia, Gubernur Sultra dan pihak Polda Sultra harus segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, atas aksi kekerasan tersebut dan tidak boleh terulang lagi.

Untuk memberikan keadilan dan memastikan masa depan masyarakat serta keberlanjutan Pulau Wawonii tersebut, maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut pemberian izin 13 IUP tambang, dan terindikasi melangg‪ar UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 27 Tahun 2007, tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Kabupaten Konkep merupakan salah satu pulau kecil yang tidak layak dilakukan eksplorasi pertambangan‬.

“Aparat kepolisian harus bersikap profesional, disiplin dan menjadi aparat negara yang lebih meningkatkan fungsi public services kepada masyarakat, agar tercipta rasa aman, nyaman, terlindungi, dan merasa diayomi. Kepolisian tidak boleh berjarak dari masyarakat, tetapi harus melebur dan menyatu dalam rangka menjalankan tugasnya,” jelas Hidayatullah.

Kecaman juga datang dari Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabupaten Konawe Utara (Hippma-Konut) Sultra, yang juga mengutuk keras atas tindakan pemukulan kepada masyarakat dan mahasiswa Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan.

“Dengan adanya tindakan pemukulan masa aksi tersebut, Kapolda dan Kasat Pol PP Sultra sultra harus mempertanggungjawabkan perbuatan anarkisme yang dipertontonkan oleh anggotanya masing-masing,” ungkap Wildanun, Plt. Ketum Hippma-Konut (dilansir dari laman topikterkini.com)

Untuk diketahui, kecaman juga dilontarkan melalui akun media sosial (Medsos), yang menyayangkan sikap anarkisme dari pihak kepolisian dan Satpol PP Sultra. Video yang menunjukan aksi kekerasan tersebut mewarnai sejumlah Medsos, seperti facebook, instagram, WhatsApp dan Twitter.

 

 

(Rus/red)

Post Views: 393
Tags: #Demo#Konkep#penganiayaan#Satpol#Sultra#tolaktambang#Wawonii
Previous Post

Serangan Hoax Semakin Masif, PDIP Sultra Adukan Dua Akun Facebook ke Mapolda

Next Post

Oheo: Jenggala Centre Garansi JK Untuk Jokowi-Amin

Redaksi

Redaksi

Related News

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

by Redaksi
October 17, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) segera mencopot Kadis...

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

by Redaksi
October 14, 2025
0

TenggaraNews. com, KENDARI– Telkomsel kembali mengambil peran aktif dalam event keagaaman dan kebudayaan nasional. Kali ini, Telkomsel berpartisipasi dalam perhelatan...

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf  ‎

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

by Redaksi
September 26, 2025
0

‎TenggaraNews. Com, KENDARI - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terkait...

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

by Redaksi
May 22, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI  – Obyek wisata Pantai Nambo yang dulu banyak dikunjungi wisatawan mulai ditata kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari....

Next Post
Oheo: Jenggala Centre Garansi JK Untuk Jokowi-Amin

Oheo: Jenggala Centre Garansi JK Untuk Jokowi-Amin

Hari ini, RTRW Pemkab Konkep Dibahas di Kementerian ATR/BPN

Hari ini, RTRW Pemkab Konkep Dibahas di Kementerian ATR/BPN

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara