TenggaraNews.com, KENDARI – Ketua Asosiasi Pemerintah Daerah Maritim 6 Negara CTI, yang biasa disebut dengan Local Government Network on Coral Triangle Initiative ( LGN-CTI), Ir. Hugua mendapatkan kesempatan berbicara pada Forum Pejabat Senior bertajuk “Senior Official Meeting 13 (SOM 13)” pada 6 negara anggota CTI, Kamis 30 Desember 2017 di Aula Hotel Dusit Tani, Kota Makati, Manila Philipinal.
Negara CTI tersebut meliputi Indonesia, Malaysia, Philipina, Papua Nugini, Timor Leste dan Salomon Island.
Forum SOM 13 tersebut dihadiri oleh sekitar 200 peserta, yang umumnya para pejabat senior setingkat Dirjen dan direktur, pada Kementerian yang relevan di 6 Negara CTI , Lembaga Donor seperti ADB, USAID, AusAid, GIZ serta LSM nasional dan Internasinal.

Dalam persentasenya, mantan Bupati Wakatobi dua periode ini menegaskan, bahwa pada dasarnya ada tiga otoritas di dunia yang sangat berpengaruh pada keberhasilan program disetiap negara, meliputi otoritas global seperti PBB termasuk didalamnya Otoritas Regional seperti ASEAN, CTI yang umumnya melahirkan kebijakan global dan jaringan global, otoritas nasional yang melahirkan kebijakan nasional dan regulasi nasional dan otoritas lokal. Dimana, para bupati dan walikota melahirkan komitmen anggaran lokal, dan program aksi lapangan pada tingkat akar rumput .
“Hasil komitmen global dan regional serta kebijakan dan regulasi nasional, pada masing masing negara tersebut sulit terlaksana di lapangan tanpa keterlibatan bupati dan walkota, selaku pemegang otoritas lokal,” tegas Ketua BPD PHRI Sultra itu.
Salah satu delegasi Indonesia, Iswari Subekti mengatakan, dengan gaya khas dan kocak, Hugua dapat memukau hadirin dapat meyakinkan forum SOM, bahwa kehadiran LGN-CTI merupakan tulang punggung implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) negara anggota CTI masing masing terhadap kebijakan maritim, kelautan dan perikanan pada tingkat implementasi di lapangan.
“Sidang SOM 13 langsung menyetujui dan menetapkan LGN – CTI sebagai anggota tim kerja sama teknik, dalam ikut menentukan arah kebijakan maritim, kelautan dan perikanan negara anggota CTI,” katanya.
Senada dengan Iswari, Ms. Romina Estrid Lim, delegasi asal Filipina mengungkapkan, LGN – CTI beruntung memiliki Hugua sebagai ketuanya, karena bakal Calon Wakil Gubernur Sultra itu punya semangat, pengalaman dan keterampilan loby yang handal dalam mendorong para bupati / walikota 6 negara CTI, terhadap implementasi program maritim kelautan dan perikanan, yang lebih efektif dan efisien di tingkat lapangan.
Dalam membiayai kegiatan, LGN – CTI mendapatkan dukungan dana dari USAID-DOI dan Hugua telah meminta kepada Regional Sekretariat CTI, kiranya ke depan beberapa event seperti konferensi, seminar, pameran dan temu bisnis dapat dilaksanakan di Kota Kendari, sehingga Sultra pelan dan pasti mulai dikenal oleh manca negara.
Hal ini didasari oleh komitment kuat Walikota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) yang menyatakan, bahwa Kendari selalu siap menjadi tuan rumah terhadap berbagai event berskala nasional dan internasional, saat menerima Kunjungan Audensi Pengurus BPD PHRI di Kantor Walikota Kendari beberapa minggu lalu.
Laporan: Ikas Cunge







