TenggaraNews.com, KOLAKA –
Tim Gabungan SAR Kolaka mengevakuasi 14 wisatawan lokal yang kapalnya karam di seputaran Pulau Padamarang, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu 7 Juni 2020.
Dari 14 orang wisatawan lokal tersebut, lima diantaranya prempuaan, serta 4 orang crew kapal dari Desa Palewai, Kecamatan Tanggetada. Mereka baru saja melakukan rekreasi di Pulau Padamarang menggunakan kapal nelayan.
Salah seorang warga yang dievakuasi, Narti (23) mengatakan, Ia dan rekan-rekannya berangkat dari Tanggetada sekitar pukul 08.00 Wita menuju ke Padamarang untuk melakukan rekreasi, dan tiba di pulau itu sekitar pukul 11.00 Wita.
“Setelah selesai rekreasi, kami hendak kembali ke Kecamatan Tanggetada sekitar sekitar pukul 15.30 Wita. Namun, dalam perjalanan kapal yang kami tumpangi karam dan bocor sekitar pukul 17.00 Wita. Setelah kapal kami karam, kami langsung menghubungi keluarga agar menginformasikan Basarnas Kolaka, untuk minta tolong kami dievakuasi karena kondisi kapal sudah bocor,” ujarnya.
Kepala Pos Basarnas Kolaka, Zulkifli mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari keluarga korban, bahwa ada long boat yang mengalami karam di sekitar Pulau Padamarang. Usai menerima laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan kordinasi kepada pimpinan Basarnas Kendari.
“Setelah itu, kami diperintahkan untuk melakukan penyelamatan,” katanya.
Dia juga menambahkan, bahwa pihaknya bersama tim gabungan Basarnas yang terdiri dari Rescuer Pos SAR Kolaka, ABK RB 307, TNI AL, Pol Air Kolaka, KP3 Kolaka, Pos AL Kolaka, Syahbandar Kolaka dan SAR USN langsung melakukan penyelamatan.
“Setelah berkoordinasi dengan tim SAR gabungan kami langsung bergerak cepat menuju di tempat karamnya long boat, dengan menggunakan kapal Basarnas
RB 307,” tambahnya.
Setelah melakukan perjalanan sekitar satu jam lebih, lanjut Zulkifli, pihaknya langsung melakukan evakuasi kepada 14 wisatawan lokal ke atas kapal Basarnas RB 307.
Sekitar pukul 23.30 Wita, kapal Basarnas tiba di Demarga Nusantara Kolaka. Kini, 14 warga Kecamatan Tanggetada itu dibawa ke Kantor Syhabandar untuk didata dan dimintai keterangannya oleh pihak Polsek KP3.
Laporan : Deri









