TenggaraNews.com, KENDARI – Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal PT. VDNI, Kementrian Perindustrian (Kemenperin) RI melakukan pelatihan prningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) industri logam berbasis nickel dan turunannya.
HRD Manager PT. VDNI, Aris Nirwana mengatakan, hal ini adalah wujud nyata dari pemerintah melalui Kemenperin, dalam memberi dorongan dan suport kepada PT. VDNI yang belum lama diresmikan untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga kerja lokal.
“Ini merupakan dukungan penuh untuk meningkatkan kopetensi tenaga kerja lokal, yang dimana kementerian akan melatih para pengawas kita yang ada di smelter, untuk lebih memahami proses produksi,” paparnya saat ditemui di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin 25 Maret 2019.
Lebih lanjut, Aris menjelaskan, bahwa pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementrian yang telah memberikan insentif training kepada PT. VDNI.
“Biaya pelatihan ini free. Semua ditanggung oleh pemerintah,” sanjungnya.
Ditempat yang sama, Kasubdit Industri Logam Bukan Besi Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Bimo Pratomo mengatakan, materi yang diberikan kepada peserta pelatihan tersebut. Yakni, proses pembuatan nickel fikeren dan juga pihaknya memberika pelajaran manajemen kepemimpinan kepada super fiser PT. VDNI
“Jadi materi yang diberikan adalah terkait teknis dan non teknis. Teknisnya adalah tentang proses produksi peleburan nickel dan non teknisnya terkait manajemen dan kepemimpinan karena mereka adalah para pengawas,” katanya.
Eksternal Affairs Manager, Indrayanto menambahkan, pemateri yang dihadirkan oleh pemerintah merupakan dosen dari ITB, untuk mengajar para tenaga kerja lokal selama empat hari.
“Ini bentuk kepedulian dari pemerintah. Memberikan kesempatan kepada putra daerah, agar bisa bersaing menuju era industri milenial new era industri PT. VDNI,” tambahnya.
(Kur/red)









