Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Ibukota

Usaha Air Minum Isi Ulang Menjamur, Dinkes Kendari Intens Lakukan Pengawasan

Redaksi by Redaksi
October 29, 2017
in Ibukota
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Usaha air minum isi ulang dalam bentuk galon kian menjamur di Kota Kendari. Kendati demikian, para pengusaha air minum ini hendaknya selalu mentaati aturan, dalam menjalankan usahanya tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminungrum Pujirahayu.

Ditegaskannya, semua perusahaan air minum isi ulang harus mengurus laik sehat terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Pihaknya pun akan mengadakan pembinaan secara intens, serta edukasi kepada para pengusaha saat mengurus laik sehat tersebut.

“Siapa pun yang mau buka usaha itu, dia harus mengurus laik sehat, kemudian kita lakukan pemeriksaan bakteriologi dan semua tahapannya,” jelasnya.

Untuk biaya, kata dia, setiap usaha air minum isi ulang ini dikenakan biaya Rp 730 ribu. Dengan rincian, pemeriksaan bakteriologi sebesar Rp 100 ribu, pemeriksaan sampel kimiawinya Rp 580 ribu dan sertifikatnya Rp 50 ribu.

“Jadi, kalau orang mau buka perusahaan air minum isi ulang, airnya harus laik sehat baru bisa dijual,” katanya.

You Might Also Like

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

Lebih lanjut, Rahminingrum menjelaskan, per dua tahun pihaknya akan melakukan pemeriksaan berkala. Pemeriksaan bakteriologi dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan biaya Rp 100 ribu setiap satu sampel, kemudian per enam bulan sekali dilakukan pemeriksaan kimiawi dengan biaya Rp 580 ribu.

Ditambahkan Rahminingrum, pemeriksaan itu dilakukan terhadap dua sampel, yakni air baku dan air jadinya. Artinya, untuk menjual air minum isi ulang, jika sumber airnya berasal dari sumur bor, maka yang diperiksa adalah sumur bor dan air jadinya yang sudah diolah.

Smiley face

Persoalan yang kerap ditemukan, yakni adanya kotoran dalam galon atau tidak memenuhi syarat, baik kimiawi maupun bakteriologi. Hal itu biasa ditemukan konsumen saat membeli air kemasan isi ulang yang dijual di toko, sementara tidak diketahui airnya itu baru atau sudah lama. Sehingga dimungkinkan sudah terkontaminasi matahari.

“Harusnya masing-masing rumah tangga yang akan membeli itu membawa galonnya sendiri ke perusaahaan itu, jadi dia melihat sendiri itu galonnya dicuci dan diisi air segar,”

Rahminingrum mengimbau pada pengusaha yang akan membuka usaha air minum isi ulang, atau pun yang saat ini sudah memiliki usaha tersebut, agar mentaati peraturan yang sudah ditentukan. Olehnya itu, setiap dua bulan harus memeriksakan sampel airnya, dan setiap enam bulan sekali juga memeriksakan baik air baku maupun air jadinya secara bakteriologi.

Artinya, secara kimiawi dia memenuhi syarat kesehatan, secara bakteriologi juga dia memenuhi syarat kesehatan nol bakteri.

Dari hasil pantauan Dinkes, sampai sekarang belum ada perusahaan air minum isi ulang yang sampai ditutup, memang kadang ditemukan ada pemeriksaan kimiawi yang tidak sesuai standar, dan pihaknya langsung lakukan pembinaan untuk tidak produksi dulu, setelah diperbaiki mekanisme atau sumber airnya, dan hal apapun yang dicurigai mempengaruhi kualitas airnya tidak memenuhi syarat kesehatan, baru diizinkan untuk kembali membuka usahanya.

“Tapi, kalau sampai penutupan permanen belum ada,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Muhamad Isran
Editor: Ikas Cunge

Post Views: 278
Tags: #Air Minum#depot#dinkes#isi ulang#Kendari
Previous Post

Lawan Radikalisme, STIAI Baubau Gelar Istighosah dan Kuliah Akbar

Next Post

Pasca Dilantik, Rujuwati Harun Segera Bentuk Kepengurusan IPEMI di Daerah

Redaksi

Redaksi

Related News

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

by Redaksi
October 17, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) segera mencopot Kadis...

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

by Redaksi
October 14, 2025
0

TenggaraNews. com, KENDARI– Telkomsel kembali mengambil peran aktif dalam event keagaaman dan kebudayaan nasional. Kali ini, Telkomsel berpartisipasi dalam perhelatan...

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf  ‎

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

by Redaksi
September 26, 2025
0

‎TenggaraNews. Com, KENDARI - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terkait...

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

by Redaksi
May 22, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI  – Obyek wisata Pantai Nambo yang dulu banyak dikunjungi wisatawan mulai ditata kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari....

Next Post
Pasca Dilantik, Rujuwati Harun Segera Bentuk Kepengurusan IPEMI di Daerah

Pasca Dilantik, Rujuwati Harun Segera Bentuk Kepengurusan IPEMI di Daerah

Dibiayai Dana Swadaya, PATRI Sultra Gelar Musda Perdana

Dibiayai Dana Swadaya, PATRI Sultra Gelar Musda Perdana

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara