Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Wartawan Al-Jazeera Disadap Spyware Canggih Israel

Redaksi by Redaksi
December 21, 2020
in Uncategorized
0
Ilustrasi penyadapan

Ilustrasi penyadapan

Smiley face

TenggaraNews.com, JAKARTA – Puluhan wartawan Al-Jazeera dilaporkan menjadi sasaran penyadapan smartphone lewat serangan spyware (perangkat lunak berbahaya untuk memata-matai) canggih buatan Israel yang digunakan oleh pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Hal ini disampaikan oleh pengawas keamanan siber Citizen Lab di Universitas Toronto, Minggu (20/12/2020) sebagaimana dilansir dari laman CNNIndonesia.com. Al-Jazeera sendiri adalah perusahaan media milik pemerintah Qatar. Kedua negara itu belakangan terlibat dalam perselisihan geopolitik dengan Qatar.

Pengawas keamanan siber itu melacak malware yang menginfeksi telepon pribadi dari 36 jurnalis, produser, pembawa berita dan eksekutif di Al-Jazeera. Diperkirakan spyware ini terkait dengan NSO Group yang berbasis di Israel. Sebelumnya, perusahaan ini mendapat banyak kecaman karena telah menjual spyware kepada pemerintah yang represif.

“Ini tidak hanya sangat menakutkan, tetapi juga merupakan pencapaian dari peretasan telepon,” kata Bill Marczak, peneliti senior di Citizen Lab, seperti dikutip AP.

“Anda dapat menggunakan ponsel secara normal, sama sekali tidak menyadari bahwa orang lain sedang melihat semua yang Anda lakukan.”

You Might Also Like

Ajang STQH Nasional 2025 Jadi Wadah Silaturahmi Para Azhariyyun

Anggota DPRD Mubar Dilantik, Rasmin Jaya : Harus Tegas Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Hati-hati Implementasikan Kebijakan Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Pelajar

UPTD PPA  Butur Bersama LBH Muna Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Kasus spyware NSO pertama merebak usai pembunuhan jurnalis Washington Post yang menjadi incaran pemerintah Saudi, Jamal Khashoggi. Ponsel jurnalis yang sebelumnya berkewarganegaraan Saudi dan pindah ke AS ini disebut terinfeksi spyware Pegasus yang canggih. Spyware ini bahkan dilaporkan juga menginfeksi ponsel bos Amazon, Jeff Bezos lewat Whatsapp.

Namun, kali ini tidak disebutkan apakah spyware yang dikaitkan dengan perusahaan Israel NSO ini Pegasus atau bukan.

Cara kerja spyware yang serang Al-Jazeera

Citizen Lab menyebut spyware ini juga canggih, sebab bisa menginfeksi lewat iMessege tanpa pengguna harus melakukan apapun. Sebab, sebelumnya di Pegasus, infeksi dilakukan ketika pengguna membuka file video atau dokumen yang dikirim lewat Whatsapp.

Ponsel pengguna bakal terinfeksi hanya dengan mengirimkan pesan iMessege. Spyware itu lantas memerintahkan ponsel korban untuk mengunggah konten mereka di ponsel ke server yang terhubung dengan NSO Group.

Spyware ini disebut membuat pengirim spyware bisa mengawasi iPhone jurnalis bahkan tanpa menerapkan teknik phising (penipuan) yang membujuk pengguna untuk mengklik link tak dikenal atau teks yang bernada mengancam.

Serangan terhadap Al-Jazeera ini disebut Citizen Lab sebagai peretasan ponsel terkoordinasi terbesar yang menargetkan satu organisasi.

Rania Dridi, seorang penyiar berita di saluran satelit yang berbasis di London, Al Araby, termasuk salah satu jurnalis yang ponselnya diretas oleh spyware ini. Ia mengaku terkejut mengetahui teleponnya telah terinfeksi spyware invasif itu.

Menurutnya, ia tak melihat ada keanehan pada ponsel saat diretas. Ia menyebut memang kerap mengkritik UEA dan Saudi tentang hak asasi manusia dan peran UEA dalam perang di Libya dan Yaman lewat laporannya.

Tanggapan Apple, NSO, Saudi dan UEA

Smiley face

Apple mengatakan telah mengetahui laporan Citizen Lab dan mengatakan versi terbaru dari sistem operasi selulernya, iOS 14, “memberikan perlindungan baru terhadap jenis serangan ini.”

Apple juga meyakinkan pengguna bahwa spyware NSO ini tidak menargetkan seluruh pemilik iPhone. Tapi, khusus ditujukan pada mereka yang disasar oleh pemerintah asing yang mengincar orang-orang tertentu. Namun, Apple belum dapat memverifikasi analisis Citizen Lab secara independen.

Citizen Lab, telah melacak spyware NSO selama empat tahun. Organisasi ini mengaitkan serangan itu kepada pemerintah Emirat dan Saudi, berdasarkan catatan sebelumnya dimana kedua negara kerap menginfeksi para pemberontak negara di dalam dan luar negeri dengan spyware serupa. Kedua negara akhir-akhir ini kerap menggunakan teknik peretasan dan pengawasan dunia maya untuk mengawasi lawan-lawan politik mereka.

Otoritas Emirat dan Saudi tidak menanggapi permintaan komentar.

Sementara Grup NSO lewat sebuah pernyataan meragukan tuduhan Citizen Lab.
“(Kami) tidak dapat mengomentari laporan yang belum kami tinjau,” jelas perusahaan itu.

Perusahaan itu mengatakan bahwa mereka menyediakan teknologi dengan tujuan semata-mata untuk memungkinkan “lembaga penegak hukum pemerintah menangani kejahatan terorganisir yang serius dan kontraterorisme.”

Namun, NSO tidak mengidentifikasi siapa saja yang menjadi pelanggan perangkat lunak miliknya.

Namun, perusahaan menambahkan, “ketika kami menerima bukti penyalahgunaan yang kredibel … kami mengambil semua langkah yang diperlukan sesuai dengan prosedur investigasi penyalahgunaan produk kami untuk meninjau tuduhan tersebut.”

Konflik UEA-Saudi vs Qatar

Peretasan disebut Citizen Lab dilakukan ke media yang dibiayai pemerintah Qatar itu pada Juli lalu, beberapa minggu setelah pemerintah Trump melakukan normalisasi hubungan Israel dan Uni Emirat Arab.

Normalisasi ini seakan mempublikasikan rahasia umum soal aliansi ketiga negara. Analis mengatakan normalisasi kemungkinan akan mengarah pada kerja sama yang lebih kuat dalam pengawasan digital antara Israel dan wilayah kerajaan di wilayah Teluk Persia.

Pada 2017, kedua negara Teluk dan sekutunya memberlakukan blokade terhadap Qatar. Pemblokiran dilakukan atas dugaan dukungan Qatar untuk kelompok ekstremis. Namun, tuduhan ini dibantah oleh Doha.

UEA dan Arab Saudi terus menekan negara kecil itu dengan sejumlah tuntutan, salah satunya agar menutup jaringan TV berbahasa Arab yang berpengaruh, Al-Jazeera.

Sebab, UEA dan Arab Saudi menganggap media itu mempromosikan agenda politik yang bertentangan dengan agenda mereka. Perseteruan terus memburuk, meskipun para pejabat baru-baru ini telah membuat tanda-tanda yang menggembirakan bahwa resolusi mungkin dapat dicapai.

Sebelumnya, spyware NSO telah berulang kali ditemukan digunakan untuk meretas jurnalis, pengacara, pembela hak asasi manusia, dan mereka yang dianggap memberontak kepada pemerintahan.

Laporan : rus

Post Views: 205
Previous Post

Antam Salurkan 350 Paket Sembako Untuk Korban Banjir Kolaka Utara

Next Post

Sejarah dan Makna Peringatan Hari Ibu 22 Desember

Redaksi

Redaksi

Related News

Ajang STQH Nasional 2025 Jadi Wadah Silaturahmi Para Azhariyyun

Ajang STQH Nasional 2025 Jadi Wadah Silaturahmi Para Azhariyyun

by Redaksi
October 17, 2025
0

TenggaraNews. com, KENDARI - Event Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang syiar...

Anggota DPRD Mubar Dilantik, Rasmin Jaya : Harus Tegas Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Anggota DPRD Mubar Dilantik, Rasmin Jaya : Harus Tegas Perjuangkan Aspirasi Rakyat

by Redaksi
October 16, 2024
0

TenggaraNews.com, MUBAR - Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terpilih resmi dilantik dan...

Hati-hati Implementasikan Kebijakan Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Pelajar

Hati-hati Implementasikan Kebijakan Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Pelajar

by Redaksi
August 7, 2024
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengimbau pemerintah untuk memperhatikan beberapa aspek penting dalam kebijakan...

UPTD PPA  Butur Bersama LBH Muna Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

UPTD PPA  Butur Bersama LBH Muna Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

by Redaksi
July 17, 2024
0

TenggaraNews.com, BUTUR – Pemerintah daerah (Pemda ) Buton Utara (Butur),Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui UPTD Perlindungan  Perempuan dan  Anak (PPA) menggelar sosialisasi ...

Next Post
Sejarah dan Makna Peringatan Hari Ibu 22 Desember

Sejarah dan Makna Peringatan Hari Ibu 22 Desember

Fajar Hasan Bakal Bersaing di Bursa Ketua Kadin Sultra

Fajar Hasan Bakal Bersaing di Bursa Ketua Kadin Sultra

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia
  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara