Tenggaranews.com, MUNA- Penyandang disabilitas sensorik Safiudin bersama istri Waharnia warga Jalan Kancil, Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, tidak menyangka akan mendapatkan santunan sebesar Rp 35 juta dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar).
Santunan diberikan langsung Bupati Muna Barat LM. Rajiun Tumada kepada Safiudin, untuk biaya pengobatan anaknya atas nama Muhammad Azam Qolif yang sudah menderita katarak bertahun-tahun lamanya. Dengan bantuan tersebut, Rajiun berharap agar Azam segera melakukan operasi mata.
“Alhamdulillah ada sedikit rezeki yang kita kumpulkan. Walaupun jumlahnya tidak banyak, namun setidaknya bisa mengurangi beban untuk biaya operasi sang anak,” ucap Rajiun saat menghadiri silaturahmi di Kelurahan Foo Kuni, AzamMinggu (21/7/2019).
Di tempat yang sama Safiudin bersama istri dan ketiga anaknya mengucapkan rasa syukur kepada sang khalik atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya untuk membantu operasi katarak anak keduanya. Dia cuma bisa berdoa semoga Allah SWT bisa membalas kebaikan orang-orang yang menolongnya.
“Kami sangat bersyukur hari ini Allah SWT menjawab doa kami, masih ada hambanya yang dengan ikhlas memberikan tali kasih kepada keluargaku untuk menolong anak saya agar bisa melihat seperti anak-anak lainnya kelak, semoga keikhlasan mereka yang menolong mendapatkan pahala dari sang pencipta,” harapnya.
Dia menambahkan beberapa tahun yang lalu anak pertamanya, Muhammad Rijal telah melakukan operasi katarak diumur empat tahun, dengan bantuan dari berbagai pihak. Sementara Muhammad Azam Qolif saat itu belum bisa melakukan operasi, akibat keterbatasan biaya terlebih dia masih balita.
Bahkan kata dia, saat itu dokter mengatakan apa yang dialami keluarganya adalah genetik namun belum dapat di pastikan keturunan.
“Jadi anak saya itu ketahuan mengalami kebutaan, saat tetangga kos sering melihat anak saya jalan, selalu menabrak sesuatu sehingga kami coba periksakan ke dokter, ternyata saat itu dokter yang periksa menyatakan anak saya yang pertama dan kedua mempunyai katarak di biji matanya yang harus segera di operasi, ” tutupnya.
Laporan : Phoyo
Editor : Rustam









