TenggaraNews.com, WAKATOBI – Anggota DPRD Kader Partai Golkar Muhammad Ali, berbeda pandangan dalam hal pembentukan alat kelengkepan DPRD dengan Erniwati Rasyid, kader partai Gerindra.
Muhammad Ali berpandangan bahwa, sebelum dibentuknya alat kelenggkapan DPRD, mesti telah ada pimpinan yang definitif, sehingga pimpinan definitif harus segera diusulkan ke gubernur secepatnya.
“Alat kelengkapan DPRD dibentuk terkecuali, telah terbentuk pula fraksi-fraksi,” ungkap Muhammad Ali, Kamis, 3 Oktober 2019.
Bedahalnya dengan politisi Gerindra Erniwati Rasyid yang mengatakan, harus segera dibentuk alat kelengkapan DPRD, kerena tak boleh ada kegiatan DPRD sebelum itu dibentuk.
“Tidak ada kegiatan DPRD, sebelum dibentuk alat kelengkapan DPRD,” kata Erniwati Rasyid.
Perbedaan pandangan itu terjadi dalam rapat penentuan Pimpinan dan unsur Pimpinan Anggota DPRD Kabupten Wakatobi.
Meski terjadi perbedaan pandangan anggota dalam Rapat DPRD yang dipimpin ketua sementara H. Hamiruddin itu, usulan tiga pimpinan telah disepakati yaitu H. Hamiruddin dari Partai Golkar sebagai ketua, H. Arifudin Rasyid wakil ketua dua dari partai PDI-P, dan Sulaeman Akbar wakil ketua dua dari partai Nasdem.
Ketiga Unsur pimpinan yang diusulkan tersebut berdasarkan SK DPRD Kabupaten Wakatobi Nomor 30 Tahun 2019.
Untuk itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Rusdin menuturkan, usulan ketiga unsur pimpinan itu, paling lambat akan disampaikan ke Gubernur tanggal 7 Oktober 2019.
Laporan : Syaiful
Editor : Rustam









