TenggaraNews.com, MUNA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat yang berkantor di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna menggelar jumpa pers bakal membuka penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna tahun 2020.
Dalam penjaringan calon Bupati dan Wakil bupati tersebut melibatkan sebelas orang tim yang ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Adapun kegiatan pendaftaran digelar pada tanggal 5 sampai 14 Oktober 2019 di kantor DPC Partai Demokrat. Namun dalam perjalanannya, jika ada bakal calon yang belum melengkapi berkasnya maka dapat dipastikan penutupan pendaftaran dapat diundur sekitar satu minggu.
Faharuddin Rusen sebagai ketua penjaringan mengatakan, akan melakukan paparan visi-misi setelah tanggal 14 Oktober 2019. Namun hal itu belum dapat ditentukan waktunya karena akan di rapatkan kembali. Dikatakannya untuk pemaparan visi misi tersebut rencana akan di gelar di Sarana Olahraga (SOR) Laode Pandu. Seperti diinstruksikan oleh DPP dari 14 program kerja Demokrat minimal satu yang akan di masukan pada visi misi bakal calon sebagai salah satu penilaian.
“Jadi berapa bakal calon yang mendaftar di Demokrat itulah yang akan hadir untuk melakukan pemaparan visi misi. Dan kami akan mengundang tokoh-tokoh masyarakat , tokoh pemuda sekabupaten Muna untuk mendengarkan sekaligus menyaksikan dari para bakal calon tersebut. Kita lakukan itu terbuka untuk umum,” paparnya, Kamis 3 Oktober 2019.
Lanjutnya, sebelum pemaparan visi misi pihaknya akan meminta kepada Bakal calon kepala daerah (Bacakada) untuk melakukan kampanye damai dan meminta kepada para simpatisan untuk dapat mensukseskan pilkada 2020 secara damai agar tak ada lagi Pemungutan Suara Ulang (PSU) seperti di tahun 2015 lalu.
“ Tentu kami dari DPC akan meminta kepada Bacakada untuk melakukan seperti pra Kampanye dan semoga tidak ada lagi PSU.” Kata dia.
Ditambahkannya bahwa Partai Demokrat juga mempunyai kriteria khusus yang akan dipilihnya nanti serta akan melibatkan lembaga survey yang kredibel yang direkomendasikan oleh DPP. Kata dia, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dibuka umum dan tidak mementingkan kader dari partai.
“Kalau ada dari kader Demokrat yang maju mungkin kita tidak akan buka pendaftaran. Adapun kriteria yang diusung nantinya adalah mereka yang komitmen untuk membangun Muna, ” pungkasnya.
Laporan : Phoyo
Editor : Rustam









