TenggaraNews.com, MUNA – Sampah menjadi persoalan serius di Kabupaten Muna. Persoapan ini pula yang mendorong Ikatan Alumni (IKA) SMAN 2 Raha (Smandara) dalam menyiapkan fasilitas publik berupa tempat sampah sebanyak 40 unit, yang disebar di sepanjang By Pass dan area Masjid Almunajat Kota Raha.
Penyiapan puluhan tong sampah tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang pencemaran lingkungan, khususnya laut. Namun, beberapa tempat sampah yang telah disiapkan itu kini mengapung di lautan. Diduga tempat sampah tersebut di buang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kemungkinan besar tong sampah ini di buang oleh orang mabuk, bisa pula oleh orang gila, tapi entahlah hanya Tuhan yang tahu,” ujar Haris saat di temui di seputar Masjid Almunajat, Senin 18 November 2019.
Tempat sampah yang dibuang di lautan sebelumnya pernah terjadi diakhir bulan September lalu, bahkan salah satu pejalan kaki pernah mengabadikan gambar seorang nelayan yang mengangkut tempat sampah di perahu miliknya dan entah di bawa kemana.
“Hari ini dua lagi yang di buang di laut, sekitar akhir bulan September juga ada dua yang di buang dan itu diambil oleh seseorang menggunakan perahu,” ungkapnya.
Dikatakannya, sudah seharusnya masyarakat berpartisipasi dan memberi dukungan dalam pengadaan tempat sampah oleh para relawan, untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Seharusnya masyarakat menyadari, dengan ketersediaan tong sampah di area By Pass ini. Baiknya barang itu di jaga dan dirawat bukan di musnahkan. Yang jelas kita sebagai masyarakat mengutuk keras atas apa yang dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab itu,” tandasnya.
Laporan: Phoyo









