TenggaraNews.com, MUNA – Berbagai rintangan mewarnai perjalanan Rajiun Tumada dalam rangka membangun silaturahmi bersama masyarakat Kabupaten Muna. Sekelompok oknum selalu berupaya menggagalkan agenda pertemuan bakal calon (Balon) Bupati Muna itu.
Seperti yang terjadi di Desa Labunia, Kecamatan Wakorumba Selatan (Wakorsel) Kabupaten Muna, Minggu 8 Desember 2019. Selain serangan berita bohong alias hoax tentang ketidakhadiran Rajiun, panitia juga terpaksa harus mencari kursi di desa tetangga sebanyak 300 buah, akibat kursi yang telah disiapkan panitia diambil kembali oleh pemiliknya, dengan alasan perintah dari atasan.
La Siana, salah satu tokoh masyarakat sekaligus Ketua Panitia Silaturahmi Kecamatan Wakorsel mengatakan, sebagai penyelenggara dirinya hampir dibuat tidak berdaya dan putus asa. Pasalnya, kegiatan yang sudah terencana dengan matang hampir saja gagal dilaksanakan.
“Saya sudah kesekian kalinya mengikuti Pilkada, kegiatan seperti ini selalu dilaksanakan dengan baik, nanti saat ini baru ada hambatan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niat kami untuk mensukseskan kegiatan ini, tentu hal demikian ini berkat bantuan dari Allah SWT. Alhamdulilah, walaupun kami tidak dipinjamkan kursi di desa ini, namun kami bisa mendapatkan dari kampung sebelah,” ujarnya.
Olehnya itu, sebagai Masyarakat Pecinta Rajiun (MPR), La Siana berpesan agar jangan mudah dipengaruhi apalagi terprovokasi oleh siapapun, sehingga mudah tergoyahkan ketika bersatu dalam mendukung LM. Rajiun Tumada.
“Bila usaha kita berakhir pada keberhasilan kami tidak meminta apa-apa, tapi kami inginkan ada perhatian terhadap masyarakat yang ada di Kecamatan Wakorsel ini. Apa sebenarnya kebutuhan mendesak yang mereka inginkan dan itu harus diperhatikan,” pintanya.
Ditempat yang sama, LM. Rajiun Tumada menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah mengundangnya. Walaupun ada halangan, namun inilah yang dinamakan dengan dinamika perjuangan yang harus dibalas dengan kesabaran dan kebaikan.
“Apa yang menjadi bagian dari perjuangan ini adalah dinamika dari suatu kehidupan. Olehnya itu, saya ucapkan terima kasih kepada semua yang hadir,” ungkap Bupati Muna Barat (Mubar) itu.
Dikatakannya, jika dirinya memenangkan kontestasi pada Pilkada 2020 nanti, tentu dirinya akan memperhatikan masyarakat Muna Timur dan itu adalah janji yang akan direalisasikannya.
“Tentu ini akan menjadi perhatian saya, apalagi di daratan Muna Timur ini adalah keluarga saya semua. Bagaimana mungkin untuk memimpin suatu daerah jika tidak melakukan silaturahim, tatap muka dan sosialisasi untuk menjawab apa permasalahan yang ada disini, saya pikir ini sangat penting,” bebernya.
Laporan: Phoyo









