TNC, KENDARI – Balon Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rusda Mahmud telah mencanangkan suatu sistem pemerintahan yang berorientasi provit. Olehnya itu, paradigma Sultra Cepat adalah pengelolaan pemerintah seperti perusahaan.
Mantan Bupati Kolaka Utara (Kolut) ini menambahkan, jika dirinya dan Sjafei Kahar diberikan amanah untuk menahkodai Sultra, pihaknya akan menerapkan strategi 212, yaitu dua tahun di awal akan fokus ke infrastruktur.
“Jadi, kita akan menghitung anggaran dan merumuskan, agar jalan, jembatan, telekomunikasi, air dan listrik bisa tuntas,” ujar Rusda Mahmud.
Kemudian, kata dia, satu tahun ditengah merupakan tahun edukasi semua profesi termasuk PNS. Pemerintah akan melakukan upgrade pola fikir SDM, sehingga nantinya bisa berdaya saing.
Sedangkan didua tahun terakhir menjadi tahun pemberdayaan. Jika infrastruktur sudah baik, pola pikir sudah diupgrade maka, tahun ke empat dan lima di masa kepemimpinannya, masyarakat sudah bisa melihat peluang dari potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di sekelilingnya.
“Dan berdampak pada peningkatan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya
Laporan: Ikas Cunge









