Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home OPINI

VDNI Investasi yang Tidak Menyehatkan Bagi Negara

Oleh: Ahmad Zainul

redaksi by redaksi
February 22, 2020
in OPINI
0
Smiley face

Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan daerah yang dikenal akan potensi sumber daya alamnya yang begitu kaya. Sebut saja nikel, aspal dan hasil bumi lainnya.

Di salah satu sudut pesisir Kabupaten Konawe, tepatnya di Kecamatan Morosi hadir perusahaan raksasa yang memulai aktivitas pertambangan dan pembangunan fasilitas mega industri sejak 2013 lalu, yakni PT. Konawe Putra Propertindo (KPP).

Selama dua tahun PT. KPP membangun Kawasan Industri Konawe, bergerak dengan masif dan menjadi salah satu dari 12 industri strategis yang diunggulkan pemerintahan Jokowi menjadi program Nawa Cita.

Kiprah PT. KPP sebagai perintis kawasan industri semakin menjadi setelah berhasil mendatangkan tenant dari Tiongkok, salah satunya adalah PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI).

Belakangan, publik mengetahui muncul nama PT. Virtue Dragon Nickel Industri Park (VDNIP) sebagai pengolah kawasan industri baru kawasan yang sama dgn PT. KPP.

You Might Also Like

Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

Lucu bin ajaib, PT. VDNIP berdiri di atas kawasan industri PT. KPP, sehingga terkesan ada izin kawasan dalam kawasan. Belum diketahui persis, keberadaan kawasan industri PT. VDNIP sesuai dengan regulasi atau tidak, yang jelas itulah yang terjadi.

PT. VDNIP merupakan perusahaan asing yang izin prinsipnya bergerak di dunia properti di Kecamatan Morosi. Namun, bila benar itu yang terjadi, kita patut untuk bertanya tentang keberadaan PT. VDNIP yang mengaku sebagai pemilik lahan Kawasan Industri Konawe.

Keberadaan PT. VDNIP sebagai perusahaan properti yang sahamnya murni dimiliki oleh asing, sesuai peraturan yang ada tidak di perbolehkan secara hukum Indonesia menguasai sejengkal tanahpun di bumi pertiwi Indonesia, sebagaimana amanat Undang-undang dasar 1945 pasal 33 maupun Undang-undang agraria, tidak diperbolehkan.

Tapi, kenyataan yang terjadi di Bumi Konawe, perusahaan milik asing yang izin prinsipnya atas nama PT. VDNIP telah mengklaim memiliki ratusan hektare tanah. Patut untuk dicurigai.

Konon, menurut cerita yang berkembang pasca kericuhan yang terjadi antara PT. VDNI dengan PT. KPP, terungkap bahwa ada transaksi illegal yang dilakukan managemen PT. VDNI dengan PT. KPP, yang berakhir dengan pencopotan Direktur Utama PT. KPP, Huang Zahow Chaow.

Keterangan resmi yang diberikan oleh PT. KPP, melalui Direkturnya bernama Edy Wijaya menyatakan, bahwa traksaksi yang dilakukan mantan Dirut PT. KPP, Huang Zahow Chaow adalah illegal dan maladministrasi, karena transaksi yang terjadi adalah keputusan sepihak dari Huang Zuo Chao, tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Undang-undang tentang perseroan menegaskan bahwa sebuah transaksi pergantian, memindah tangankan aset ataupun penjualan asset perusahaan harus melalui dan diputuskan oleh hasil RUPS. Tindakan seorang direktur harus mewakili kepentingan perusahaan dan penuh tanggung jawab.

Smiley face

Kita ketahui sebelumnya, bahwa pembebasan lahan yang di mulai tahun 2013 itu dilakukan oleh PT. KPP, namun saya menduga bahwa ada proses transaksi super cepat serta money laundry, upaya untuk memuluskan niat VDNI yang awalnya hanya tenant untuk memiliki kawasan industri. Fatalnya, terjadi setelah muncul PT. VDNIP seolah-olah menguasai lahan tersebut, kemudian diperjual belikan kepada PT. OSS untuk kepentingan industry.

Dari informasi yang GMH kumpulkan, kami mencoba menelusuri induk perusahaan PT. VDNI maupun PT. VDNIP di China melalui dunia maya. Kami sangat terkejut mendapati Fakta-fakta dari berbagai link berita resmi melalui website terkemuka di Negeri China, salah satunya situs WEIBO yang memuat tentang MR. Dai Go Fang, pemilik JIANG SU DELONG NIKEL.CO.LTD yang merupakan pemegang mayoritas dan pengendali PT. VDNI di Indonesia.

Salah satu link berita tersebut adalah ( https:xw.qq.com/cmsid/20191118A0ATNP00?f=newdc) dengan judul yang di terjemahkan dengan Google “Mimpi 100 miliar DAI GUO FANG DI BLOKIR : Deposit DELONG NIKEL di hukum untuk dibekukan “.

Betapa terkejutnya membaca berita-berita tersebut, sepak terjang pemilik PT VDNI dan PT. VDNIP di negara asalnya (Tiongkok), sudah berkali-kali dihukum oleh Pemerintah Tiongkok atas kejahatan lingkungan, pertamanan, keuangan dan perpajakan(White Colar Crime). Apakah modus yang sama akan mereka terapkan di Indonesia?.

Dikaitkan dengan polemik di Kawasan Industri Konawe, beberapa fakta-fakta masalah ketenagakerjaan, isu lingkungan maupun perizinan pelabuhan. Sepertinya hal-hal itu telah terjadi di Bumi Anoa.

Olehnya itu, kami nendesak Polda Sultra harus konsisten dan professional dalam menangani kasus dugaan yang dilakukan oleh Huang Zuo Chao. Sekarang Huang Zhaow Chaow melarikan diri di Negeri China dengan membawa uang hasil transaksi ilegal

Saya rasa Huang Zhaow Chao dan pihak-pihak yang terlibat harus bertanggung jawab, dan secepatnya di tangkap dalam kasus ini agar perihal ini terang benderang bagi kami. Adanya investasi VDNI merupakan investasi yang tidak sehat bagi Indonesia, karena investasi ini dari asing kembali ke asing.

Untuk mengawal kasus ini, kami akan bekerja keras untuk terus menyuarakan perihal kasus ini. Dan pemerintah harus mampu menjadi penengah bagi konflik-konflik yang ada, agar cita-cita kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa tercapai. (**)

 

Penulis merupakan Kordinator Pusat Garda Muda Haluoleo

Post Views: 390
Tags: #KPP#Opini#VDNIAhmad ZainulGMH
Previous Post

Lahan Warga Diserobot Mengatasnamakan Masyarakat Adat, Jayadin Pastikan Tak Ada Rekomendasi Dewan Adat

Next Post

Honorer di Muna Ditemukan Tak Bernyawa

redaksi

redaksi

Related News

Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya

Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya

by redaksi
May 30, 2026
0

PENINGKATAN pendidikan Hindu di Indonesia Timur kembali mencatat langkah penting. Tim Visitasi dari Subdirektorat Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat...

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

by redaksi
May 17, 2025
0

Kebijakan Kementerian Agama RI yang membuka kemungkinan penyembelihan Dam jamaah haji musim 1446 H/2025 M dilakukan di tanah air menimbulkan...

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

by redaksi
May 2, 2025
0

Di Hari Pendidikan Nasional 2025 ini, mari kita berhenti sejenak dari euforia perayaan, dan bertanya lebih dalam. Apakah kita benar-benar...

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

by redaksi
May 2, 2025
0

Keberadaan umat Hindu di Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak pertama kali dimulai Tahun 1968 melalui program transimigrasi pertama di Desa Jati...

Next Post
Honorer di Muna Ditemukan Tak Bernyawa

Honorer di Muna Ditemukan Tak Bernyawa

Digelar di Wakatobi, Musda III DPD Hanura Sultra Bakal Dimeriahkan Empat Artis Ibukota

Digelar di Wakatobi, Musda III DPD Hanura Sultra Bakal Dimeriahkan Empat Artis Ibukota

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • BNI WondrX 2026 Lampau Target Transaksi, Capai Rp2,73 Triliun
  • PT IPIP Digugat soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga di Pomalaa
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara