TenggaraNews.com, KONAWE KEPULAUAN – Meski menjadi prioritas Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep), pembangunan tiga Jembatan dan dua ruas jalan afirmasi yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di batalkan. Hal itu dikarenakan anggaran pembangunannya ditarik kembali oleh pemerintah pusat, dan dialihkan untuk penanganan virus corona.
Bupati Konkep, Amrullah mengatakan, DAK terbesar yang ditarik kembali ke pusat salah satunya melekat di Bina Marga, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang ditarik oleh pusat itu untuk pengerjaan tiga jembatan dan 2 jalan afirmasi di daerah itu.
“Di Bina Marga itu ada tiga jembatan dan dua ruas jalan afirmasi. Dana yang bersumber dari DAK ditarik kembali ke pusat,” kata Amrullah, Rabu 6 Mei 2020.
Ia juga menginformasika, bahwa tiga titik jembatan yang pembangunannya bersumber dari DAK, kemudian ditarik oleh pusat yakni jembatan Sungai Lampakea, jembatan Sungai Noko dan yang Sungai Wuabe.
“Cukup besar anggarannya itu, karena yang jembatan Wuabe sama Noko ini kan Rp4,5 miliar, jadi dua jembatan ini anggarannya Rp9 miliar. Ditambah jembatan yang ada di Lampakea, kalau tidak salah Rp3 miliar,” ungkapnya.
“Jadi jembatan saja itu kan sudah Rp12 miliar. Kemudian anggaran pembangunan jalan sekitar Rp4 miliar yang ditarik,” tambahnya.
Meski begitu, orang nomor satu di Pulau Kelapa itu juga mengungkapkan, proyek jembatan dan jalan itu kembali akan dianggarkan untuk melanjutkan pembangunannya, entah bersumber dari DAK ataupun DAU.
“Tetapi saya fikir, ketika program pemerintah pusat telah kembali digulirkan setelah masalah Covid-19 ini selesai, hal itu (Pembangunan Jembatan) sudah pasti itu didahulukan karena itu prioritas,” tutupnya.
Laporan : Ivhan









