Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Proyek Kementerian PUPR Rusak Pantai Waha Wakatobi, Warga Minta Dikembalikan

Redaksi by Redaksi
September 4, 2021
in Daerah
0
Proyek pembangunan pengaman pantai di Wakatobi yang dianggap merusak keindahan pantai. - Foto : Syaiful-

Proyek pembangunan pengaman pantai di Wakatobi yang dianggap merusak keindahan pantai. - Foto : Syaiful-

Smiley face

TenggaraNews.com, WAKATOBI – Proyek pembangunan pengaman pantai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp 23,8 Miliar di Pantai Waha, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, dianggap telah merusak keindahan pantai tersebut.

Masyarakat terkena dampak pembangunan proyek Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Sulawesi Tenggara, minta pantai itu dikembalikan seperti semula.

Proyek pembangunan pengaman pantai senilai Rp 23,8 Miliar itu dikerjakan oleh PT. Tri Artha Mandiri yang berkantor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Inilah suasana Pantai Waha sekarang. – Foto : Syaiful-

Masyarakat Wangi-wangi, menyebut nama pantai Waha adalah pantai pasir putih yang menghubungkan tiga wilayah pesisir desa yaitu, Desa Wapia-Pia, Desa Waha dan Desa Koroe Onowa.

Letaknya berada di Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra. Kira-kira sekitar 30 menit waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi Pantai Waha dari pusat ibu kota Kabupaten Wakatobi.

You Might Also Like

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Sebelum ada pekerjaan, pantai tersebut merupakan icon wisata berkelas dunia dan satu-satunya yang ada di Wakatobi.

Banyak wisatawan dari mancanegara maupun wisatawan domestik yang datang ke Pantai Waha yang membentang di tiga desa tersebut.

Smiley face

Tak hanya icon wisata pantai, namun juga setelah wisatawan dapat menikmati keindahan pantai, sekitar 1 km ke arah laut. Di tempat tersebut, para wisatawan akan disuguhkan dengan surga bawah laut panorama karang yang indah.

Namun, sejak proyek pembangunan pengaman pantai dari Kementerian PUPR dikerjakan, Pantai Waha menjadi rusak akibat dikeruk alat berat exacavator milik kontraktor PT. Tri Artha Mandiri.

Proyek ekerjaan tersebut telah menghilangkan potensi wisata kelas dunia, yaitu pantai pasir putih, mengurangi daya tarik wisata selam.

Salah seorang nelayan La Upa yang dimintai komentarnya mengungkapkan, sebagai masyarakat awam tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan pantai.

“Kita masyarakat orang bodoh tetap kita takut, apalagi adanya petugas yang jaga keamanannya, kan masyarakat takut, apalagi kasian kita orang bodoh, jadi kasian kita nelayan mau bergerak bagaimana kita pasrah sajalah,” pungkas nelayan La Upa, Sabtu, 4 September 2021.

Tak hanya itu, para nelayan juga membayangkan ketika datanya musim angin nanti (angin barat), dimana mereka harus mencari tempat perlindungan perahu yang dipakai menangkap ikan.

Pasalnya, para nelayan ketika musim angin barat telah tiba mereka langsung menaikan bodi ke pesisir pantai, sehingga meskipun gelombang ombak besar, perahu mereka sudah berada di atas pantai.

Harapan mereka juga untuk diperhatikan oleh pemerintah setempat telah hilang, pasalnya sudah beberap kali mereka mengadu namun belum ada perhatian.

Bahkan, pasca kunjungan sekretaris daerah (Sekda) dan Bupati, kontraktor semakin gencar bekerja. Pagar penghalang yang dibuat warga secara gotong royong pun mereka robohkan, dan bahkan ada nada ancaman dari pekerja kepada nelayan setempat.

Meskipun, dalam kondisi yang seperti itu, para nelayan hanya meminta satu hal, kembalikan warisan budaya leluhur mereka yang dijaga dan dipelihara sejak lama bahkan mungkin sebelum Indonesia  merdeka, karena pantai itu satu-satunya kekayaan bersama yang mereka miliki, kebanggaan Wakatobi yang berkelas internasional.

Laporan : Syaiful

Post Views: 227
Previous Post

Korban Kebakaran di Matabubu Dapat Bantuan ASR

Next Post

IPSI Sultra Sediakan Fasilitas Latihan dan Mess Atlet Silat

Redaksi

Redaksi

Related News

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

by Redaksi
May 6, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Proses pembangunan akses Jalan Desa Dete menuju Wisata Huntete di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi telah melalui...

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Next Post
IPSI Sultra Sediakan Fasilitas Latihan dan Mess Atlet Silat

IPSI Sultra Sediakan Fasilitas Latihan dan Mess Atlet Silat

Paling Lambat Oktober, Selesai Pembayaran Ganti Rugi Lahan di Sekitar Bendungan Ameroro

Paling Lambat Oktober, Selesai Pembayaran Ganti Rugi Lahan di Sekitar Bendungan Ameroro

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia
  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara