TenggaraNews.com, KENDARI – Guna menjaga stabilisasi harga di bulan suci ramadhan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra menggelar pasar murah di dua titik, yakni Kecamatan Puwaatu dan Poasia, Kota Kendari. Hal ini diungkapkan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sultra, Siti Saleha.
”Jadi, pasar murah ini kita sudah mulai buka, dan kita libatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan dan distributor,” katanya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilisasi harga.
”Karena, saat ini sudah banyak harga sembako yang mahal, sehingga dengan adanya pasar murah ini, nantinya dapat menjaga kestabilan harga tersebut,” jelasnya.
”Disisi lain banyak juga kaum dhuafa atau masyarakat miskin yang kurang mampu yang harus kita bantu,” tambahnya.
Dengan adanya pasar murah ini, kata dia, pihaknya berharap bisa membantu masyarakat miskin yang membutuhkan.
”Jadi pasar murah ini juga membantu kita dalam rangka menjaga inflasi daerah kita, jangan sampai naik, yang kita harapakan sesuai targetnya. Mudah-mudahan bisa dititk paling 2,5 persen,” ujarnya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sultra, khususnya Kota Kendari untuk tidak khawatir dengan ketersediaan barang-barang pokok di daerah itu.
”Sebab, ketersediaan stok masih cukup sampai lebaran. Dan mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan aman dan lancar,” tutupnya.
Laporan: Ikas Cunge









