Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Kombis

Timbulkan Konflik Sosial, Aktivitas Pertambangan di Konkep Bakal Dihentikan

Redaksi by Redaksi
November 13, 2018
in Kombis
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Menanggapi desakan masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang tergabung yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa dan Masyarakat Wawonii (PMMW), pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra melalui Plt. Dinas ESDM, Andi Makkawaru mengaku akan segera menindaklanjuti tuntutan masa aksi tersebut.

Ditanya terkait langkah tidal lanjut, Andi Makkawaru menegaskan, pihaknya bisa mengambil langkah pemberhentian sementara aktivitas pertambangan di daerah tersebut.

Hanya saja, kata dia, penghentian sementara, baik sebagaian maupun seluruh kegiatan atau aktivitas pertambangan ada mekanismenya, salah satunya adalah tuntutan dari masyarakat yang bisa menimbulkan konflik sosial, karena pihaknya tidak menginginkan hal itu terjadi. Sebab, investor hadir untuk mensejahterakan masyarakat.

“Kalau kami, yah kita akan lakukan penghentian sementara dulu. Kalau penghentian sementara bisa dilakukan kapan saja, tapi sebelum keputusan itu diambil, terlebih dahulu saya harus melakukan kajian bersama tim,” tegasnya, Selasa 13 November 2018.

You Might Also Like

OJK Sultra Inisiasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah

SPBU di Wakatobi Tak Pernah Laporkan Kuota BBM di Perindag

Pemkot Kendari Genjot PAD Sektor Retribusi dan PBB

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Sarankan Agar Pelayanan Bank Sultra Ditingkatkan

Pada dasarnya, lanjut Andi Makkawaru, Pemprov selalu ingin mensejahterakan masyarakat. Menurut dia, penerbitan 15 IUP di Konkep merupakan pekerjaan rumah administratif di masa lalu yang perlu dibenahi. Sedangkan terkait tuduhan proses penerbitan IUP yang dinilai inprosedural, hal itu bisa dibuktikan kebenaranya melalui poses hukum di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN).

Smiley face

Plt. Kadis ESDM menambahkan, jika melihat dari prosesnya, dimana izin yang diterbitkan oleh Bupati Konawe saat itu, kemudian dievaluasi oleh Direktorat Jendral Minerba dan mengeluarkan status CnC, maka bisa dikatakan IUP itu baik dan benar secara administratif. Adapun kebijakan Pemda Konkep yang mengatakan bahwa tidak boleh ada pertambangan di DOB tersebut, hal itu masuk dalam RPJMD yang berlaku lima tahun, sedangkan izin masa berlakunya sampai 20 tahun.

Lebih lanjut, Andi Makkawaru menjelaskan, bahwa pihaknya juga sedang menunggu hasil kerja dari tim penitia khusus (Pansus) pertambangan di DPR Provinsi Sultra, yang hingga saat ini belum mengeluarkan rekomendasi ke Gubernur Sultra.

Disebutkannya, dari 15 IUP yang diterbitkan, kini tersisa 7 perusahaan tambang status izinnya masih aktif, sedangkan delapan perusahaan lainnya sudah tidak aktif lagi. Salah satu perusahan yang masih aktif adalah PT. Gema Kreasi Perdana beroperasional di Desa Roko-roko, yang nampak aktif melakukan pembahasan lahan dan sosialisasi ke masyarakat.

Sedangkan terkait UU nomor 1 tahun 2014, tentang perencanaan wilayah pesisir dan Pulau-pulau diakuinya memang mengatur soal larangan adanya aktivitas pertambangan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Akan tetapi, yang menjadi persoalan adalah karena izin tersebut keluar sebelum ada regulasi ini.

“Persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemkab Konkep mengacu pada RTRW Provinsi dan nasional. Konkep merupakan DOB dari Konawe yang mana dalam RTRW kabupaten induk dan provinsi menyatakan ada kawasan pertambangan di daerah tersebut, sedangkan saat pembentukan RPJMD sembari mereka menyusun RTRW, yang jadi masaalah lagi, dalam RPJMD itu menolak aktivitas pertambangan, sedangkan RTRW Induk dan provinsi menyatakan masih ada,” pungkasnya.
(Ikas)

Post Views: 307
Tags: #Andi Makkawaru#Dinas ESDM#IUP#Konkep#Sultra#Tambang
Previous Post

Peringati Hari Pahlawan, Managemen Hotel Plazainn Sambangi Veteran di LVRI

Next Post

Tripleka dan Bank Sultra Gelar KFF Season 3, Ini Tema yang Diusung

Redaksi

Redaksi

Related News

OJK Sultra Inisiasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah

OJK Sultra Inisiasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah

by Redaksi
October 8, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan potensi besarnya sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia....

SPBU di Wakatobi Tak Pernah Laporkan Kuota BBM di Perindag

SPBU di Wakatobi Tak Pernah Laporkan Kuota BBM di Perindag

by Redaksi
August 4, 2025
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Depot Pertamina Bau-bau ke Kabupaten Wakatobi diduga banyak merugikan negara...

Pemkot Kendari Genjot PAD Sektor Retribusi dan PBB

Pemkot Kendari Genjot PAD Sektor Retribusi dan PBB

by Redaksi
March 19, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retribusi dan Pajak Bumi dan Bangunan...

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Sarankan Agar Pelayanan Bank Sultra Ditingkatkan

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Sarankan Agar Pelayanan Bank Sultra Ditingkatkan

by Redaksi
March 18, 2025
0

KENDARI, Bursabisnis.id – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menyarankan agar pelayanan Bank Sultra ditingkatkan. Terutama dalam hal kecepatan dan...

Next Post
Tripleka dan Bank Sultra Gelar KFF Season 3, Ini Tema yang Diusung

Tripleka dan Bank Sultra Gelar KFF Season 3, Ini Tema yang Diusung

Demonstran Menagih Janji, Andi Makkawaru “Lari”

Demonstran Menagih Janji, Andi Makkawaru "Lari"

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara