TNC, KENDARI – Wacana paket pasangan Abdul Rahman Farisi (ARF) dan Abdul Rasak, di Pilgub Sultra 2018 mendatang kian diperbincangkan di publik. Keduanya dinilai sebagai figur muda yang berpotensi, dan memiliki kemampuan untuk menahkodai bumi anoa.
Menurut ARF, paket dirinya dan mantan calon Wali Kota Kendari itu akan menjadi tawaran menarik ke Partai NasDem, dengan akronim doble A atau A kuadrat. Sebab, pasca Pilwali Februari lalu, Abdul Rasak telah resmi meninggalkan PAN, dan kini menjadi pengurus di DPW NasDem Sultra, dengan posisi sebagai wakil ketua bidang politik.
“Kita akan coba tawarkan ke masyarkat paket ini, dan kita lihat seperti apa penerimaan masyarakat Sultra, kemudian dikembalikan lagi kepada NasDem dan partai pengusung lainnya,” ujar Dosen Fakultas Ekonomi Unhas itu.
Lebih lanjut, ayah dua anak ini menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mensurvei sejauh mana masyarakat bisa menerima dirinya dan Rasak. Selain itu, komunikasi politik ke partai yang sudah dilakukan pendaftaran juga sudah dilakukan.
“Nantilah kita tunggu seperti apa hasilnya nanti, yang jelas saya sudah bertemu dengan dia (Abdul Rasak),” jelasnya.
Sementara itu, Abdul Rasak mengakui bahwa dirinya sudah pernah bertemu langsung dengan ARF. Terkait tawaran untuk posisi 02, mantan Ketua DPRD Kota Kendari ini belum mau memberikan komentar lebih jauh.
“Nantilah kita lihat. Yang pasti harus ada dulu partai pengusung,” kata Rasak.
Laporan: Ichas Cunge








