TenggaraNews.com, BUTON UTARA – Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan dinilai telah sukses meletakan benteng pertahanan ekonomi kerakyatan, melalui program padi organik berbasis kearifan masyarakat lokal.
Hal ini ditegaskan, Sirwan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Butur di Kediamannya Kalibu, Minggu 9 Agustus 2020.
Pernyataan itu dikemukakan Sirwan, setelah Pemda Butur melakukan panen raya bersama Kelompok Tani Desa Waculaea dengan luas lahan kurang lebih 2 hektar.
“Lewat panen raya Bapak Bupati Abu Hasan, bukan hanya sukses mengantarkan Buton Utara dikenal di manca negara, bukan hanya sukses menciptakan lapangan kerja bagi para petani, dan bukan hanya sukses mempertahankan kearifan lokal. Lebih dari itu, Pak Abu Hasan sukses meletakan benteng pertanahanan ekonomi kerakyatan melalui program padi organik yang berbasis kearifan masyatakat lokal,” jelas Sirwan.
Diungkapkan, Butur adalah daerah subur dengan cakupan wilayahnya terdiri dari 6 kecamatan, dan mayoritas penduduknya bermata pencarian sebagai petani.
Masih menurut Sirwan, sistem pertanian yang dikembangkan masyarakat Butur berbasis kearifan lokal. Inilah kemudian menjadi ciri khas tersendiri bagi masyarakat Butur dalam mempertahankan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
“Sebenarnya banyak potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan di Butur seperti sektor pertambangan, perkebunan, perikanan dan parawisata, tapi mengingat dan mempertimbangkan dampak lingkungan yang ditimbulkan nantinya,” terang Sirwan.
Sehingga program padi organik sangat tepat dijadikan sebagai program unggulan pemda dan menjadi lokomotif daerah. “Sebab daerah kita Butur lebih dari satu dasawarsa menjadi otonom, sebagai daerah baru banyak yang harus kita pikirkan untuk mempercepat pembangunan agar cepat terwujut. Buton Utara maju, sejahtera, mandiri dan berkualitas,” ujarnya.
Hari ini Butur dikenal kabupaten organik, kabupaten sejuta potensi, yang membangun daerah melalui sektor pertanian, perkebunan dan perikanan, dan ini merupakan modal dasar daerah untuk maju dan sejahtera.
Menurut ketua PSI Butur, Abu Hasan tengah mempersiapkan sektor pertanian, perkebunan dan perikanan sebagai ketahanan pangan daerah dalam menghadapi dan mengantisipasi krisis pangan di Era modernisasi Global 2035 mendatang.
Bupati Abu Hasan sangat berhati-hati dalam mengelola sumber daya Alam (SDA), karena potensi kerusakan lingkungan sebab tanah kita adalah masa depan daerah, tanah kita adalah sumber kehidupan rakyat. “Demi masa depan rakyat, demi masa depan daerah, Abu Hasan harus dua periode untuk terwujudnya masyarakat Butun Utara adil dan makmur.
Laporan : Rustam









