TenggaraNews.com, KENDARI – Kelompok pemuda yang mengatasnamakan Pemuda Ali Mazi-Lukman Abunawas (PAMAN) siap mendeklarasikan diri untuk turut mengambil bagian, dalam memenangkan bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Lukman Abunawas (Aman), di Pilgub Sultra yang akan dihelat pada Juni 2018 mendatang.
Radan Algindo Nur Alam yang tak lain merupakan putra dari Gubernur non aktif Sultra, Nur Alam dipercayakan untuk menahkodai organisasi relawan Aman tersebut.
“Iya, besok tanggal 10 Februari 2018 kami gelar deklarasinya, dengan mengusung tema Action For Channge (Beraksi untuk perubahan),” ujar mantan Ketua Pemuda Perindo Sultra itu.
Radan menjelaskan, sesuai dengan tema deklarasi yang diusung, dirinya mengajak seluruh kaum muda untuk turut serta mengambil bagian dalam melakukan perubahan di bumi anoa. Aksi yang dimaksud yakni membulatkan tekad untuk mengarahkan dukungan Bapaslon Aman di Pilgub nanti.
Dengan demikian, kata dia, kontestasi politik tahun ini bisa melahirkan pemimpin terbaik, yang tentunya pro terhadap rakyat, bukan hanya memikirkan untuk menciptakan dinasti politik.
“Anak muda itu tak boleh diam. Mari kita bersama-sama menghancurkan praktik dinasti politik di kampung kita ini,” katanya.
Diterngkannya, keputusan dirinya untuk terjun langsung dalam pemenangan Bapaslon Gubernur yang mengusung tagline Aman tersebut, merupakan bentuk komitmen dirinya untuk mencabut praktek dinasti politik dari Sultra.
“Jika Pak Soekarno pernah meminta ribuan prang tua untuk mencabut semeru. Kalau saya hanya minta dukungan semua masyarakat Sultra, maka akan saya cabut praktek dinasti politik dari Sultra,” terangnya.

Radhan menambahkan, untuk mewujudkan tekad tersebut, maka dirinya berharap masyarakat bumi anoa bisa tergerak hatinya, untuk malakukan perubahan melalui aksi nyata.
“Pemuda itu harus berani bergerak untuk perubahan. Sekali lagi saya katakan, berikanlah dukungan kalian semua (masyarakat) untuk Aman, maka akan saya cabut dinasti politik dari kampung kita ini,” tambahnya.
Kendati anggotanya semua anak muda, lanjutnya, tapi pihaknya tak hanya terfokus pada kaum muda saja atapun para pemilih pemula, dalam menggalang suara untuk kemenangan Aman. Melainkan, PAMAN akan masuk ke semua kelompok usia masyarakat, sehingga bisa bersama-sama mengantarkan Ali Mazi dan Lukman Abunawas sebagai pemenang kontestasi politik.
Wakil Ketua PAMAN, Yudha mengatakan, persiapan deklrasi sudah rampung. Dirinya memastikan, puluhan band indie akan meramaikan agenda tersebut. Selain itu ada juga komunitas bikers dan mobil serta skateboard yang turut serta bergabung dalam organisasi tersebut.
“sekitar 20 lebih band indie sudah menyampaikan kesiapannya untuk meramaikan deklarasi ini. Yang pasti, anggota PAMAN ini semuanya anak muda yang kreatif,” kata personil Rockafada Band itu.
Sementara itu, Ali Mazi menyampaikan apresiasi atas langkah dari PAMAN yang terbentuk. Menurut dia, kelompok-kelompok kreatif tak hanya terbentuk di Kota Kendari saja, melainkan sudah menjamur disejumlah kabupaten/kota di Sultra.
“Melalui hasil kerja-kerja saya dan Pak Lukman selama ini survei kemenangan untuk Aman sudah mencapai 58,3 persen. Jika generasi muda bergabung dan memberikan spirit bersama, maka kami bisa mendapatkan suara 87 persen pada Pilgub Sultra nanti,” bebernya.
Ali Mazi juga mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk memerangi dinasti politik. Sebab, jika terjadi dinasti, maka bisa dipastikan anak muda hanya akan menjadi penonton
“Kita juga harus mencegah money politik dan upaya mendongkrak suara. Mari kita bertarung secara fear dan sportif, tutupnya.
Laporan: Ikas Cunge








