TenggaraNews.com, KENDARI – Rahman Ashar atau yang lebih popular dengan sapaan Fardan Lakare kembali menjadi korban akun bodong (rahman_ashar). Akibatnya, pihak yang dirugikan (Spirit Gym dan Sanggar Debbi) dalam postingan tersebut merasa tak nyaman dan menuntut pertanggungjawaban Fardan Lakare.
Kepada TenggaraNews.com, Fardan Lakare mengklarifikasi postingan akun instagram rahman_ashar, yang menayangkan sebuah gambar melalui insta story. Gambar tersebut didesign sedemikian rupa, sehingga terkesan akun inatagram milik Fardan Lakare (inimi_fardanlakare) telah memposting sebuah gambar dan caption negatif terkait Spirit Gym dan Sanggar Debbi.
“Jadi gambar itu didesign, sehingga seakan-akan akun saya yang memposting itu gambar, kemudian ditempelkan di insta story akun tersebut,” ujar Fardan Lakare, Senin 13 Januari 2019.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan, gambar yang diposting akun rahman_ashar memuat tulisan bahwa Spirit Gym menyediakan laki-laki bokingan, begitu pula terhadap Sanggar Debbi, diilustrasikan menyediakan perempuan bokingan.

Olehnya itu, Fardan mengimbau agar masyarakat pengguna sosial media tidak terprovokasi dengan unggahan akun tersebut. Sebab, hal itu dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk merusak nama baiknya, serta rekan-rekannya maupun pihak lain.
Selain itu, akun rahman_ashar juga sudah pernah dilaporkan ke Mapolda Sultra. Alhasil, pelaku sudah di ketahui keberadaannya yakni di Bogor, dan sudah pernah dilayangkan surat panggilan pertama oleh pihak Polda Sultra, tapi orang itu tidak menghadiri panggilan.
Ditambahkannya, pihak penyidik pernah menyampaikan kepada dirinya, bahwa akan dilakukan panggilan kedua, tapi sampai saat ini Fardan belum mendapatkan informasi selanjutnya terkait perkembangan kasus ini.
Fardan mengaku merasa terancam akibat kelakuan oknum tersebut, yang banyak menyerang pihak lain melalui postingannya di sosial media dengan menggunakan namanya.
“Saya berharap agar pihak kepolisian bisa menyelesaikan laporan saya dan segera menangkap pelakunya, sehingga tidak ada lagi pihak-pihak lain yang menjadi korban di sosial media,” harapnya.
Saat redaksi TenggaraNews.com melakukan penelusuran terhadap akun rahman_ashar, nampak akun instagram tersebut disetting privat, sehingga postingannya tak dapat dilihat.
Sedangkan akun inimi_fardanlakare, setelan akun itu dapat dilihat publik, namun tak nampak gambar seperti yang ditayangkan akun rahman_ashar melalui insta storynya.
Laporan: Safrizal Pandewolo









