TenggaraNews.com, KENDARI – Bakal calon (Balon) Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur), Ridwan Zakaria, mendapat penolakan dari pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar Butur. Ini disebabkan proses pencalonan melalui pintu Partai Golkar Butur, tidak melalui mekanisme penjaringan.
Akibatnya sejumlah massa dari Butur berunjukrasa di depan Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berada di Jalan Abdullah Silondae, Kota Kendari, Senin 6 Juli 2020.
Massa tersebut merupakan pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar Butur. Kedatangan mereka ke DPD I Partai Golkar Sultra untuk menyampaikan aspirasi penolakan Ridwan Zakaria, sebagai Balon Bupati Butur yang akan diusung Partai Golkar. Massa minta agar DPP Partai Golkar mencoret nama Ridwan Zakaria sebab tidak melalui mekanisme penjaringan.
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Golkar Butur, Ilham, menjelaskan, alasan penolakan terhadap Ridwan Zakaria, sebab Ridwan Zakaria bukanlah kader Partai Golkar.
Ridwan Zakaria tak melalui mekanisme penjaringan dari tingkat DPD II Partai Golkar Butur. Namun namanya tiba-tiba muncul saat diusulkan ke DPP Partai Golkar. Padahal, Partai Golkar Butur hanya mengusulkan nama Aswandi Adam sebagai bakal calon.
“Di tengah perjalanan, tanpa kita tahu, nama Ridwan Zakaria muncul, ini kan aneh,” jelas Ilham.
“Jika DPP tetap mengusung Ridwan Zakaria, yang merupakan kader PAN, ini sama saja membesarkan partai lain,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sultra, Herry Asiku saat dihubungi melalui pesan singkat via WhatsApp sekira pukul 17.32 Wita, Senin 6 Juli 2020, tidak mendapat respon. Demikian juga saat ditelepon sebanyak 4 kali, juga tak direspon.
Laporan : Rustam









