TNC, KENDARI – Bakal calon (Balon) Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Rahman Farisi (ARF) menyoroti soal kondisi kemiskinan di bumi anoa, yang dinilainya agak khas. Pasalnya, kemiskinan tersebut bukan karena persoalan masyarakat yang tidak bekerja.
Fakta yang terjadi, kata dia, kondisi di Sultra saat ini Slsedikit yang menganggur, tapi tingkat kemiskinan begitu tinggi. Hal itu disebabkan, karena masyarakat yang bekerja terutama disektor pertanian dan perikanan produktivitasnya rendah.
Bila produktivitasnya rendah, lanjut pria yang akrab disapa Boge itu, sudah pasti pendapatannya rendah dan berakibat bertambahnya orang miskin. Olehnya itu dibutuhkan langkah cepat, untuk mengantisipasi dan membenahi persoalan tersebut.
“Jadi solusinya adalah bagaimana kita bisa melakukan pembenahan, atas persoalan yang saat ini dialami masyarakat Sultra,” ujarnya, Sabtu (23/7/2017).
Lebih lanjut, Boge menjelaskan, dirinya sudah memiliki solusi tepat untuk persoalan tersebut, yakni melalui program Sultra Bergerak Dua Kali Lebih Cepat.
“Kenapa saya memilih tagline ini, agar daerah ini bisa bergerak lebih cepat, untuk mengejar ketertinggalan dari daerah yang lain di Indonesia,” jelasnya.
Dalam kondisi seperti ini, kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan untuk memberikan solusi yang tepat, agar masyarakat tidak terus berada pada permasalaan yang sama dalam rentan waktu yang cukup lama.
Ditambahkannya, dalam berbagai sektor usaha yang menjadi sumber kehidupan masyarakat, perlu dilakukan upaya untuk mendorong peningkatan produksi, kemudahan akses permodalan dan jaminan pasar atas hasil produksi yang ada.
“Pemerintah juga harus bisa menciptakan pusat pertumbuhan perekonomian baru, dengan menonjolkan potensi daerah atau produksi unggulan masing-masing kabupaten/kota, sehingga tidak hanya terfokus pada satu daerah saja,” tambah ayah dua anak itu.
Laporan: Ichas Cunge









