TenggaraNews.com, KENDARI – Pasangan calon (Paslon ) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sultra nomor urut 2, Asrun – Hugua meyakini derajat dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat melalui program Sultra Emas. Hal ini akan terwujud apabila masyarakat memberikan amanah kepada kedua figur ini, untuk memimpin Sultra lima tahun mendatang.
“Program Sultra Emas adalah program yang menyentuh langsung masyarakat Sultra. Program ini kami akan realisasikan bila pasangan Asrun dan Hugua terpilih dalam pemilihan gubernur bulan Juni mendatang, ” kata Hugua,
Secara rinci, Hugua yang sukses memimpin Kabupaten Wakatobi selama 2 periode menjelaskan, program Sultra Emas meliputi umrah dan naik haji gratis bagi majelis taklim, imam masjid dan kepala desa yang berprestasi.
Lebih lanjut, Ketua PHRI Sultra ini menjelaskan, Paslon Asrun-Hugua yang konsen terhadap peningkatan sektor pertanian, akan memberikan bantuan pupuk secara gratis kepada petani.
“Kami akan bantu petani secara cuma-cuma pupuk. Ini dimaksudkan, agar produksi petani kita meningkat. Misalnya, petani sawah yang tadinya hanya mampu memproduksi gabah 4 ton per hektar, kita naikkan menjadi 7 ton, dengan cara perlakuan pemupukan, ” jelas Hugua yang pernah menjadi konsultan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) di wilayah Sultra.
Program JICA pernah berjaya di Sultra, untuk sektor pertanian. Program ini diberikan negara Jepang kepada negara-negara berkembang, antara tahun 1980 sampai tahun 2000 an. Hugua masuk ke dalam jaringan JICA ketika itu, berkat kerjasama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Paslon Asrun-Hugua juga akan memberikan bantuan perahu dan alat tangkap ikan gratis kepada nelayan di Sultra.
“Sumberdaya perairan laut Sultra sangat kaya. Kendala yang dihadapi nelayan saat ini, terbatasnya alat tangkap yang memadai dan terbatasnya perahu nelayan. Nah ini yang akan kami berikan bila kami terpilih, ” jelasnya.
Program Sultra Emas yang diusung Asrun-Hugua, juga akan melakukan bedah rumah gratis bagi masyarakat tidak mampu.
“Rumah masyarakat tak mampu yang dinilai tidak layak huni, segera dibedah. Kami akan bangunkan rumah yang layak huni, ” katanya.
Memberikan bantuan modal tanpa proposal , tanpa bunga dan tanpa agunan khususnya ditujukan kepada para pedagang yang mayoritas ibu-ibu yang tidak sekolah, tidak tahu buat proposal dan tidak punya sertifikat tanah untuk agunan .
Asrun Hugua juga akan menaikan tunjangan tambahan pendapatan bagi pegawai negri dan guru.
Menurut Hugua, soal kondisi jalan yang berstatus jalan provinsi, melalui program Sultra Emas, pihaknya akan segera diaspal dengan kualitas terbaik.
“Jalan-jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi, harus segera diaspal agar akses masyarakat lebih cepat, ” terang Hugua.
Laporan: Ikas Cunge









