Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Politika

Gelar Kampanye Terakhir di Konda, Endang Ajak Masyarakat Wujudkan “Konsel Baru”

Redaksi by Redaksi
December 5, 2020
in Politika
0
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Konsel nomor urut 3, Muh. Endang-Wahyu gelar kampanye terakhir di Kecamatan Konda. Foto : Marwan/TNC.

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Konsel nomor urut 3, Muh. Endang-Wahyu gelar kampanye terakhir di Kecamatan Konda. Foto : Marwan/TNC.

Smiley face

TenggaraNews.com, KONAWE SELATAN – Calon Bupati Konsel nomor urut 3, Muh. Endang SA mengajak seluruh lapisan masyarakat agar melangkah bersama mewujudkan Konsel Baru. Pemerintahan yang lebih peduli terhadap rakyat dan lebih banyak mengurus rakyat Konsel.

“Perjuangan ini bukan hanya milik kami berdua, saya dan Pak Wahyu Ade Pratama Imran, tetapi merupakan ikhtiar dan kerja bersama. Sesuatu yang mengharukan dan menambah semangat kami adalah ketika menyaksikan suadara-saudara hadir di tempat ini, dengan ikhlas tanpa pamrih bergabung menjadi bagian gerakan perubahan untuk Konsel Baru, Konsel untuk semua. Bapak dan ibu akan dicatat oleh sejarah, akan diingat oleh anak cucu kita, bahwa bapak dan ibu menjadi bagian terpenting dalam gerakan
perjuangan memperbaiki Konawe Selatan,” paparnya saat menyampaikan sambutanya pada kampanye terakhir, Sabtu 5 Desember 2020 di Kecamatan Konda.

Selain itu, Endang juga mengingatkan kepada masyarakat yang hadir pada kampanye tersebut, bahwa para pendiri dan pendahulu Konsel berjuang dalam mewujudkan terbentuknya Kabupaten Konsel, dengan harapan dan mimpi untuk menjadikan rakyat Konsel sebagai tuan di rumahnya sendiri, berdaya dan berdiri di atas kaki sendiri.

“Jangan sampai kita lupa dan menghianati perjuangan pendahulu kita yang telah berjuang demi terbentuknya Kabupaten Konsel ini,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sultra ini.

Endang menambahkan, mantan Bupati Konawe Selatan, almarhum Imran sebagai peletak dasar pembangunan di daerah tersebut membayangkan Konsel bisa bergerak maju lebih cepat, karena Ia telah meletakan konstruksinya. Andai membangun sebuah rumah, pelanjutnya tinggal mengisi perabotnya. Akan tetapi, harapan itu rupanya meleset, karena lima tahun terakhir ini, rumah yang dicintai seluruh masyarakat Konsel tidak di isi, bahkan isinya dipreteli dan dibawa keluar Konsel.

You Might Also Like

Gerakan Cipayung Kendari Demo di DPRD Sultra Murni Mengawal Aspirasi Rakyat

Wali Kota Kendari Terpilih Siska Hadiri Silaturahim KIM Plus di Hambalang

Ketua Kadin Anton Timbang Ajak Masyarakat Dukung Pemenang Pilkada di Sultra

Politisi PDI Perjuangan Ajak Masyarakat Sultra Dukung Kepala Daerah Pro Rakyat

“Makanya jangan heran, lima tahun terakhir ini Konsel berjalan auto pilot. Terjadi kehampaaan kepemimpinan yang melayani rakyat, akibatnya masyarakat tidak mendapatkan apa-apa dari penyelenggaraan pemerintahan. Rakyat telah dijauhkan dari episentrum pembangunan, hanya menonton dan tak berdaya menghadapi situasi ini,” tambahnya.

Sejak awal memulai kampanye, kata Endang, dirinya bersama Wahyu membawa mimpi dan memberikan harapan. Karena pihaknya meyakini, hanya dengan ide dan pikiran jernih, cita-cita Konsel Baru, Konsel untuk semua dapat dicapai. Di masa kepemimpinan Paslon yang mengusung akronim Ewako ini, APBD sepenuhnya untuk rakyat Konawe Selatan. Prioritas program pro rakyat, sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, dan penciptaan lapangan kerja.

Endang menambahkan, dibawah kepemimpinan Paslon yang mengusung akronim Ewako, anggaran pendidikan akan ditingkatkan. Beasiswa penuh kepada seluruh pelajar di Konsel semua jenjang sekolah bahkan perguruan tinggi akan diberikan. Putra-putri Konsel selaku pemilik tanah ini, harus bersekolah setinggi-tingginya dengan dukungan penuh pemerintah daerah, tidak boleh ada warga Konsel yang berhenti sekolah atau tidak sekolah hanya karena tidak memiliki biaya.

“Kami merencanakan setiap desa memiliki satu orang Doktor (S3) dengan beragam disiplin ilmu. Di masa datang, daerah ini akan dibangun sendiri oleh anak kandungnya yaitu putra-putri Konsel yang memiliki kualifikasi keilmuan yang dibutuhkan oleh daerah,” tambahnya.

Sebab, daerah yang maju adalah yang mendahulukan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), bukan mendahulukan merehab dan mengisi interior Kantor Bupati menjadi megah penuh kemewahan, sementara manfaatnya tidak dirasakan oleh rakyat. Membangun SDM mewariskan masa depan cemerlang, sementara membangun kantor
mewah mewariskan benda mati.

Smiley face

Selanjutnya, di bidang kesehatan, fasilitas kesehatan diperbaiki, anggaran kesehatan akan lebih besar lagi. Kesejahteraan tenaga kesehatan akan ditingkatkan agar kinerja melayani masyarakat makin baik. Wanga Konsel tidak perlu lagi disibukan dengan persyaratan administrasi ketika berobat, cukup menunjukan KTP Konsel, semua jenis penyakit akan dilayani.

“Kami pastikan tidak ada warga Konsel yang ditolak oleh rumah sakit atau Puskesmas hanya karena tidak mampu
membayar. Tugas kami adalah melayani dan mengurusi seluruh kebutuhan warga tanpa terkecuali, semua warga Konsel berhak mendapatkan pelayanan terbaik dari pemimpinnya,” katanya.

Warga Konsel, lanjut Endang, mayoritas bekerja di sektor pertanian. Oleh karena itu, para petani tidak perlu was-was dengan produktivitas petani, karena pihaknya akan memastikan angggaran di bidang pertanian ditingkatkan, subsidi pupuk, penambahan alat mesin pertanian, menambah jumlah pendamping lapangan atau Mantri Pertanian di setiap desa. Yang terpenting adalah hasil pertanian memiliki pasar yang pasti.

“Tugas kami adalah menyiapkan pasarnya, memfasilitasi pembelinya, agar hasil pertanian diserap oleh pasar. Saya amati, selama ini hasil pertanian Konsel tidak difasilitasi oleh pemerintah daerah, sehingga petani mengalami kerugian, biaya produksi lebih besar dari pada hasil bertambah, problemnya adalah tidak diserap oleh dunia kerja karena lapangan kerja terbatas,” ungkapnya.

Di sektor lapangan kerja, ini sesuatu yang sangat penting. Angkatan kerja Konsel setiap saat terjadi karena minimnya inovasi pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan kerja, dan tidak memiliki keberpihakan terhadap tenaga kerja asli Konsel. Misalnya, proyek-proyek pemerintah daerah dikerjakan oleh kontraktor dari luar bukan putra-putri Konsel. Hal ini sudah menjadi rahasia umum dan menjadi pergunjingan di mana-mana.

“Kita tahu, salah satu tujuan adanya proyek yang bersumber dari APBD adalah untuk pemberdayaan pengusaha lokal guna menyerap tenaga kerja lokal melalui program padat karya, melibatkan rakyat dalam jumlah besar sebagai tenaga kerja. Namun, yang terjadi di Konsel ini justru sebaliknya. Kami mendapat laporan, jalan usaha tani yang anggarannya bersumber dari APBN, kontraktornya atau pemborongnya dari luar, bahkan baju dinas pegawai dan baju aparat desa dijahit di luar Konsel. Putra-putri Konawe Selatan benar-benar hanya menjadi penonton di tanah tumpah darahnya sendiri. Kedepan, kebiasaan buruk ini harus
disudahi, Kami akan kembalikan kepada warga Konawe Selatan,” bebernya.

Masa kampanye, pihaknya juga mendengar dan mencatat keluhanan dari pegawai pemerintah. Pegawai negeri, honorer dan perangkat desa seringkali terlambat dibayar gajinya.

“Entah anggaran untuk gaji diputar kemana dulu. Pertanda ada yang salah dalam tata kelola keuangan daerah. Hal seperti ini tidak boleh terulang, penggajian pegawai di Konawe Selatan tidak boleh ditunda untuk alasan apapun,” imbuhnya.

Sejalan dengan perbaikan system penggajian dalam desain percepatan reformasi birokrasi, Ewako akan mengupayakan peningkatan kesejahteraan pegawai dan aparat desa. Anggaran juga akan menjangkau pemberian atau meningkatan insentif kepada tokoh-tokoh informal di desa misalnya tokoh agama, tokoh adat, tokoh budaya dan kader posyandu.

Laporan : Marwan

Post Views: 175
Previous Post

KPUD Konkep Desain TPS Standar Prokes Penanganan Covid-19

Next Post

Perhatikan, Ada Dua Harus Dibawa Masyarakat Konkep Saat ke TPS

Redaksi

Redaksi

Related News

Gerakan Cipayung Kendari Demo di DPRD Sultra Murni  Mengawal Aspirasi Rakyat

Gerakan Cipayung Kendari Demo di DPRD Sultra Murni Mengawal Aspirasi Rakyat

by Redaksi
September 16, 2025
0

‎TenggaraNews.com, KENDARI - Cipayung Plus Kota Kendari yang terdiri dari GMNI, IMM, LMND, PMKRI, KHMDI, GMKI, KAMMI, dan HMI MPO...

Wali Kota Kendari Terpilih Siska  Hadiri Silaturahim KIM Plus di Hambalang

Wali Kota Kendari Terpilih Siska Hadiri Silaturahim KIM Plus di Hambalang

by Redaksi
February 16, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Wali Kota Kendari terpilih, Dokter Siska Karina Imran hingga sejumlah elit partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM)...

Ketua Kadin Anton Timbang Ajak Masyarakat Dukung Pemenang Pilkada di Sultra

Ketua Kadin Anton Timbang Ajak Masyarakat Dukung Pemenang Pilkada di Sultra

by Redaksi
February 6, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk mendukung...

Politisi PDI Perjuangan Ajak Masyarakat Sultra Dukung Kepala Daerah  Pro Rakyat

Politisi PDI Perjuangan Ajak Masyarakat Sultra Dukung Kepala Daerah Pro Rakyat

by Redaksi
February 6, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Politisi PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Hajrul Khairullah, S.Sos, mengajak masyarakat Sultra untuk saling merangkul. Ajakan...

Next Post
Perhatikan,  Ada Dua Harus Dibawa Masyarakat Konkep Saat  ke TPS

Perhatikan, Ada Dua Harus Dibawa Masyarakat Konkep Saat ke TPS

Ini Pesan H. Arhawi, Dapat Menyejukkan Hati

Ini Pesan H. Arhawi, Dapat Menyejukkan Hati

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara