Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Halal Bihalal : Sejarah dan Implikasinya Bagi Pembangunan Daerah

OPINI

Redaksi by Redaksi
June 25, 2019
in Daerah
0
Smiley face

Oleh: SURACHMAN

 

Halal bihalal sebuah istilah yang sering kita dengar bahkan mungkin hampir setiap tahun pasca bulan Ramadhan selalu dilaksanakan. Halal bihalal sendiri biasanya dilaksanakan dalam masa bulan Syawal, baik oleh pribadi maupun lembaga pemerintah ataupun lembaga non pemerintah.

Halal bihalal sejatinya adalah media untuk saling maaf memaafkan dan bersilaturahmi menghilangkan berbagai sekat emosional yang ada pada masing-masing pribadi, setelah merayakan kemenangan di hari yang fitri.

Halal bihalal sendiri secara terminologi berarti maaf memaafkan setelah puasa ramadan (KBBI). Ungkapan halal bihalal menurut berbagai literatur mulai didengar dalam kurun waktu 1935-1936. Ketika itu, di Taman Sriwedari Solo selalu diselenggarakan pasar malam khususnya di bulan ramadan. Dan terdapat seorang pedagang India yang selalu menjajakan martabak malabar. Sang pedagang ini menjual martabaknya senilai 7 sen dan kadang kala dinaikan harganya menjai 9 atau 10 sen jika dimalam dua hari sebelum lembaran.

You Might Also Like

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

Sang pedagang ketika menjajakan martabaknya selalu berteriak “Martabak Malabar” halal bin halal secara terus menerus. Karena teriakan Martabak Malabar Halal bin halal tersebut sering diperdengarkan maka setiap anak baik muda maupun dewasa ikut berteriak martabak halal bin halal. Sejak itu, setiap masyarakat yang akan ke Pasar Sriwedari Solo, apalagi dimomen lebaran selalu mengatakan akan berhalalbalal atau berhalal bin halal.

Semula acara halal bihalal hanya diisi dengan ucapan selamat datang dan makan bersama, namun dalam perkembangannya momen halal bihalal selalu dirangkaiankan dengan pembacaan ayat ayat suci alqur’an, ceramah agama dan pembacaan doa serta ditutup dengan santap bersama.

Dalam perkembangannya pasca kemerdekaan Indonesia, trend halal bihalal terus berlanjut dan diinisiasi oleh KH. Wahab Chasbullah pendiri Nahdatul Ulama, kegiatan halal bihalal sejak tahun 1948 selalu menjadi agenda rutin Pemerintah Indonesia, bahkan beliau saat itu mengusulkan kepada Presiden Soekarno untuk selalu menyelenggarakan halal bihalal ini, untuk menyatukan perbedaan para elite politik Indonesia yang kadang kala sangat tajam, akibat perbedaan cara pandang dalam menyikapi Indonesia diawal kemerdekaan.

Smiley face

Momen halal bihalal akan mencairkan perbedaan dan mempertemukan antar faksi/kelompok yang berbeda, sehingga agenda halal bihalal selalu menjadi agenda rutin pemerintah sampai saat ini.

Hari ini, momen halal bihalal seiring perkembangan zaman dapat bertransformasi dalam berbagai momen sesuai dengan sudut pandang kita masing-masing. Dalam sudut pandang yang paling sederhana, bagi rakyat adalah bagaimana melalui momen halal bihalal dapat menyatukan energi kita semua dalam upaya membantu percepatan pembangunan daerah, meminimalisir perbedaan guna percepatan pencapaian kesejahteraan rakyat.

Oleh karenanya, momen halal bihalal haruslah senantiasa dimaknai secara positif guna memaksimalkan upaya penyelenggara negara dalam menghadirkan pelayanan pemerintahan yang berkualitas, transparan dan akuntabel. Kita tidak boleh lagi “alergi” dengan semangat halal bihalal (HBH) dan berpikiran negatif terhadap kegiatan tersebut, apalagi misalnya mengait-ngaitkan dengan upaya politik dalam mempengaruhi masyarakat.

Halal bihalal haruslah dimaknai sebagai wadah yang tepat untuk menyatukan kekuatan, berbagai potensi dan keunggulan komparatif masing masing dalam membangun daerah. Jika momen HBH ini saja menjadikan kita semakin bercerai berai, maka momen apalagi yang akan menyatukan kita dalam konteks pembangunan daerah.

Bung Karno mengatakan, bahwa untuk membangun suatu bangsa yang dibutuhkan adalah 3 hal yaitu investasi sumber daya manusia, investasi material dan investasi mental. Oleh karena itu, Halal bihalal juga merupakan salah satu media untuk tetap menjaga nasion and character building, agar masyarakat Indonesia kuat badannya dan sehat jiwanya. (**)

Post Views: 270
Tags: #halal bihalal#Opini
Previous Post

Bakornas LEMI PB HMI Roadshow di Kota Mataram

Next Post

Tarung MMA, Efran Mahasiswa Medan Lawan Bobby Asal Manado

Redaksi

Redaksi

Related News

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa  Laporkan Pelaku di Polres

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

by Redaksi
March 27, 2026
0

TenggaraNews. com, BUTENG - Sinakaria Kepala Desa (Kades) Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), resmi melaporkan sejumlah oknum yang...

Next Post
Tarung MMA, Efran Mahasiswa Medan Lawan Bobby Asal Manado

Tarung MMA, Efran Mahasiswa Medan Lawan Bobby Asal Manado

Pemerintah dan Masyarakat Walinagari Koto Sani Berkomitmen Kembalikan Peran Pemuda

Pemerintah dan Masyarakat Walinagari Koto Sani Berkomitmen Kembalikan Peran Pemuda

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara