TenggaraNew.com, WAKATOBI – Ditengah melonjaknya harga beras di pasaran, Bulog Kabupaten Wakatobi tetap menjual dengan harga seperti biasanya, yakni Rp450 Ribu perkarung (50 Kg).
Jenis beras yang dijual seharga Rp450 Ribu tersebut adalah beras jenis medium. Harga jual tersebut belum mengalami perubahan sejak tahun 2018 lalu.
Kepala Gudang Bulog Wakatobi, Nurdin mengatakan, stok yang tersedia di gudang Bulog masih sekitar 140 ton, dah ketersedian stok tersebut ditaksir masih bisa hingga dua bulan kedepan.
“Insya Allah kami di sini masih mencukupi sampai lebaran, kalau untuk kebutuhan normal,” kata Nurdin, Rabu 25 Maret 2020.
Lebih lanjut, dia menambahkan, harga jual tersebut seharusnya diikuti para agen Bulog di lapangan yang biasa disebut Rumah Pangan Kita (RPK).
Diungkapkan Nurdin, RPK atau agen Bulog bertujuan untuk menyalurkan dan menjual produk Bulog yang tersedia.
“Mereka juga ada ketentuanya dan komitmen melalui surat pernyataan, tidak bisa menjual di atas harga eceran tertinggi,” ungkap Nurdin.
Ditengah melonjaknya permintaan masyarakat akibat adanya Covid-19, tingkat permintaan pada 2019 lalu lebih tinggi ketimbang saat ini.
Berdasarkan data penyaluran Bulog ke masyarakat, Januari hingga Maret 2019 sebanyak 207,310 ton. Sedangkan pada t2020 ini, dengan adanya situasi Covid-19, penyaluran sampai dengan 25 Maret, baru sekitar 179,070 ton.
“Animo masyarakat yang berkembang permintaan beras lebih tinggi saat ini, realita yang ada justru tahun lalu yang lebih tinggi,” ujar Nurdin.
Laporan : Syaiful









