TenggaraNews.com, KOLAKA – Aksi heroik ditunjukan salah seorang anggota Polri, Bripka Nur Alim Bahri. Secara spontan, Kamtibmas Desa Tanggetada ini memanjat tiang bendera saat para pasukan pengibar bendera (Paskibraka) mengalami kendala, karena bendera yang diturunkan terlilit di tiang. saat itu pasukan pengibar bendera menurunkan bendera yang terlilit di tiang
Tiupan angin sore tadi memang tampak kencang, sehingga mengakibatkan bendera yang diturunkan para Paskibraka dalam upacara penurunan bendera terlilit di tiang.
Saat itu, jika bendera diturunkan secara paksa, maka akan menyebabkan tali bendera putus. Awalnya, tiga pelajar yang bertugas sebagai pengerek bendera yakni Adrian, Jusman fausan dan Rahim. R telah berupaya untuk menarik talinya, namun tetap saja tak berhasil.
Melihat peristiwa tersebut, Bripka Nur Alim Bahri yang saat itu berada tidak jauh dari tiang bendera sigap dan langsung memanjat tiang untuk memperbaiki bendera yang terlilit.
Tidak memakan waktu lama, anggota Polres Kolaka ini sudah berada pada pertengahan tiang bendera, dan langsung memperbaiki posisi bendera yang terlilit.
Para peserta upacara yang menyaksikan aksi Bripka Nur Alim Bahri memberikan tepuk tangan yang meriah atas keberhasilannya.
Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74, pada upacara penurunan bendera di gelar di lapangan sepak bola Laloasa, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, berlangsung pada pukul 17.10 Wita, Sabtu 17 Agustus 2019.
Laporan: Deriyanto
Editor: Ikas









