TenggaraNews.com, KOLAKA – Kebijakan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas IA Kendari turun langsung membuka layanan paspor haji di kabupaten/kota, disambut baik oleh ratusan Calon Jamaah Haji (CJH). Setelah sukses di Kabupaten Bombana, kini Kepala Imgrasi bersama tim menyambangi Kabupaten Kolaka, Sabtu 24 Februari 2018.
Layanan yang dipusatkan di Kantor Departemen Agama (Depag) Kolaka itu, turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sultra Sofyan, Kakanim Imigrasi Kelas I Kendari, Adhar dan Kepala Divisi Keimigrasian, Hasanudin serta Kepala Seksi (Kasi) Pendaftaran dan Dokumen Haji Kemenang Sultra, Laode Alaidi.
Pantauan TenggaraNews.com, ratusan CJH nampak antusias mengurus paspor haji, yang memadati Kantor Kandepag Kabupaten Kolaka.
Salah seorang CJH, Saragah Rahman (67) menyampaikan apresiasinya terhadap layanan simpatik dari Imigrasi Kelas IA Kendari tersebut. Pasalnya, Ia tak harus lagi jauh-jauh ke Kendari untuk mengurus paspor hajinya.
“Alhamndulilah kami dipermudah, karena layanan simpatik tersebut sangat membantu. Kami tidak perlu lagi jauh-jauh datang di Kendari untuk mengurus paspor. Dan kami sangat berterima kasih, karena sudah membuka layanan simpatik di Kolaka,” ujar wanita paruh baya itu.
Kepala Kanim Kelas IA Kendari, Adhar mengatakan, bahwa Kabupaten Kolaka merupakan daerah kedua yang disambangi. Sebelumnya, pihaknya telah membuka layanan yang sama di Kabupaten Bombana.
“Kami minta dukungan dari instansi terkait untuk saling membantu, karena ini niat baik dari Kemenkunham RI melalui Direktur Jenderal Imigrasi khususnya,” katanya.
Ditambahkannya, kebijakan jemput bola tersebut merupakan implementasi dari Nawacita Jokowidodo, untuk hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memaksimalkan pelayanan.
Oleh karena itu, ditekankan untuk bekerja keras, bekerja lebih keras, dan harus bekerja lebih keras lagi.
“Inilah wujud dari kerja keras untuk pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Selanjutnya, pelayanan yang sama juga akan dibuka Kabupaten Kolaka Utara, pada tanggal 3 Maret 2018 mendatang. Lalu, dilanjutkan ke Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Kedua daerah tersebut merupakan lumbung-lumbung CJH di Sultra.
“Sekarang ini sudah 80 persen paspor yang sudah dibagikan ke CJH,” terangnya.
Laporan: Ikas Cunge








