Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Instruksi Bupati Muna Terkait Pengendalian Penyemprotan Disenfaktan Disebut Keliru dan Dipolitisir

Redaksi by Redaksi
April 9, 2020
in Daerah
0
Smiley face

TenggaraNews.com, MUNA – Beredarnya instruksi dari Bupat Muna Nomor 2 tahun 2020, tentang pengendalian kegiatan penyemprotan cairan disenfektan di wilayah Kabupaten Muna, dalam rangka pencegahan dan penaggulangan Covid-19, menuai berbagai tanggapan yang pro dan kontra.

Pasalnya, instruksi itu terbit setelah lembaga dari Masyarakat Pecinta Rajiun (MPR) melakukan penyemprotan disenfektan dibeberapa titik di Kota Raha. Padahal, dalam misi kemanusiaan itu, MPR telah mendapat persetujuan dari Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Muna, saat bertandang di Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Muna beberapa waktu lalu.

“Kami kan sudah koordinasi sebelumnya, bahkan kami meminta pendampingan dari tim Dinas Kesehatan Kabupaten Muna, tapi toh tidak ada yang mendampingi. Kata Pak Ketua saat itu, bisa melakukan penyemprotan asalkan menanggalkan atribut yang kami pakai,” kata Muharam,nsalah satu anggota MPR, Kamis 9 April 2020.

Di tempat berbeda, salah satu praktisi hukum, Aswan Askun, SH., MH.Li mengatakan, instruksi yang dikeluarkan oleh Bupati Muna, Rusman Emba terlihat kaku dan terkesan monopoli. Seharusnya, kata dia, siapapun bebas melakukan penyemprotan untuk membantu warga, asalkan cairan yang digunakan merupakan racikan yang telah disediakan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Menurutku instruksi itu keliru dan perlu ditinjau ulang, karena sampai saat ini juga Pemda Muna masih kurang malakukan penyemprotan disetiap rumah yang ada di Kota Raha. Saya lihat di Raha sini, mungkin nanti sudah ada yg benar-benar positif, baru mau bergerak nyata,” ujarnya.

You Might Also Like

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

Smiley face

Lebih lanjut, alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menjelaskan, bahwa instruksi tersebut terkesan dipolitisir, dan sikap bupati (Petahana) terlalu mendramatisir dalam upaya pencegahaan penyebaran Covid-19.

Lanjutnya, jika sekelompok masyarakat yang ingin berbuat nyata melakukan penyemprotan pencegahan Covid-19 harus diapresiasi bukan malah dihalangi, karena hal itu membantu pemerintah setempat dalam upaya memutus mata rantai virus corona di Kabupaten Muna.

“Dana Desa (DD) sangat besar dan bisa dialokasikan untuk pengadaan cairan disenfektan dan cairan tersebut harus disediakan di posko Tim Covid-19, sehingga kalau ada sekelompok orang yang mau melakukan penyemprotan, cairannya diwajibkan mengambil di posko tim Covid-19. Nah, itulah baru instruksi yang benar dan bijak,” jelasnya.

Pengacara muda itu menambahkan, seharusnya Bupati Muna tidak perlu alergi dengan adanya inisiatif sekelompok relawan, lembaga atau masyarakat yang mau melakukan penyemprotan disenfektan. Menurutnya, pemerintah harus bersyukur, sebab ditengah mewabahnya virus corona masih ada relawan yang mau membantu pemerintah.

“Harusnya pemerintah bersyukur, dengan adanya relawan yang mau membantu. Namun harus diketahui, dalam pelaksanaannya harus ada persetujuan oleh Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19,” tambahnya.

“Tim juga harus menyediakan cairan sebanyak-banyaknya serta menyampaikan ke publik, apabila ada sekelompok relawan, lembaga ataupun masyarakat bersedia membantu mau melakukan penyemprotan dan cairan tersebut sudah disediakan oleh Tim Gugus Rugas Covid-19 Kabupaten Muna,” pungkasnya.

 

Laporan: Phoyo

Post Views: 293
Tags: #Rusman EmbaaswanInstruksi bupati munakeliru dan dipolitisirMPR
Previous Post

Ilmiati Geram Gegara Fotonya Tak Ada di Banner Imbauan Covid-19, Sekda Wakatobi Bilang Begini

Next Post

Harga Sembako Naik, Pemkot Kendari Diminta Gelar OP

Redaksi

Redaksi

Related News

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa  Laporkan Pelaku di Polres

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

by Redaksi
March 27, 2026
0

TenggaraNews. com, BUTENG - Sinakaria Kepala Desa (Kades) Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), resmi melaporkan sejumlah oknum yang...

Next Post
Harga Sembako Naik, Pemkot Kendari Diminta Gelar OP

Harga Sembako Naik, Pemkot Kendari Diminta Gelar OP

Selama Pandemik Covid-19, Polisi Ungkap Angka Kejahatan Menurun

Selama Pandemik Covid-19, Polisi Ungkap Angka Kejahatan Menurun

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara