TenggaraNews.com, KENDARI – Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) serta pendataan anggota Japnas tingkat provinsi, disalah satu Hotel di Kendari, Rabu 27 Maret 2019.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan tata kelola organisasi. Hal in juga sesuai arahan dari pengurus pusat. Agar pengusaha-pengusaha yang ada di Sulta dan tergabung dalam Japnas, bisa mandiri dan lebih sukses kedepannya.
“Kita akan membahas bagaimana menyosiasilasikan AD/ART Japnas, menjalankan organisasi, tata tertib, apa produktifitas kita serta mengembangkan usahan dan lain – lain,” ungkap Ketua Harian Japnas Sultra, Khalid Usman.
Ia juga mendorong kaula muda untuk menjadi pengusaha yang mandiri. Sebab, kerja bukan hanya semata menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) saja.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Hukum Japnas Pusat, Reza Irsyad Amini menambahkan, pengurus pusat ingin semua anggota Japnas khususnya di Sultra ikut menciptakan Indonesia yang makmur dan berdaulat secara ekonomi.
“Kami ingin mengubah paradigram semua masyarakat mulai mengubah pola pikirnya dari konsumtif menjadi produktif,” kata Reza,
Menurutnya, Japnas juga ikut mendorong para kaula muda untuk berfikir untuk menjadi pengusaha.
“Karena kami ingin semua pengurus Japnas Sultra siap untuk takeoff, kami minta juga Japnas untuk merekrut anggota sebanyak mungkin,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketum Japnas Sultra, Sania Kartika Sandi menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar 67 anggota yang tergabung dalam kepengurusan PW Japnas Sultra, yang berasal dari berbagai sektor usaha, baik pengusaha mikro hingga besar.
“Ada pengusaha kuliner, kontraktor, travel hingga pengusaha tambang,” bebernya.
(Kas/red)









