TenggaraNews.com, MUNA – Pria paruh baya asal Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), La Puti yang telah puluhan tahun menjalani hari-harinya diperantauan di Kalimantan Timur, dikabarkan kini tinggal seorang diri di gubuk bekas kandang ayam, yang berada di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Informasi tersebut didapatkan dari salah satu tetangga beliau. Berdasarkan penelusuran TenggaraNews.com, La Puti sudah 50 tahun hidup diperantauannya tersebut.
Abdul Rahman, tetangga pria yang masih berstatus lajang tersebut mengisahkan, bahwa La Puti menjalani hari-harinya dengan bekerja serabutan. Di umur yang senja tersebut dia hanya mengharapkan belas kasih dari warga setempat untuk makan sehari-harinya. Sebab, kondisinya kini memprihatinkan pasca menjalani operasi beberapa saat lalu.
“Beliau habis operasi usus buntu, kini dia berharap ada keluarga yang bisa menjemputnya di sini, apalagi orang tua ini sudah sakit-sakitan,” ungkapnya saat dihubungi TenggaraNews.com melalui telefon selularnya, Selasa 19 Juni 2018.
Selain itu, untuk balik ke kampung halamannya yang berada di Desa Labora Kecamatan Tongkuno, pria paruh baya ini tidak mempunyai uang transport dan lupa arah jalan pulang. La Puti berharap masih ada belas kasih keluarga untuk bisa menjemputnya dan dapat tinggal bersama-sama lagi.
“Beberapa tahun yang lalu dia pernah balik di kampung halamannya, namun setelah balik dari sana beliau tidak pernah ingin balik lagi, sepertinya ada masalah dengan keluarga, kini beliau tiba-tiba kangen dan ingin pulang dan menetap di sana. Menurut dia (La Puti, red) ada saudara yang masih diingat dalam fikirannya, yakni La Bui n La Haki. Beberapa hari yang lalu ada yang menelpon mengaku kemenakannya. Beliau berharap itu benar-benar kemenakannya dan bisa menjemputnya secepatnya” jelas Abdul Rahman.
Laporan: Phoyo
Editor: Ikas Cunge









