TenggaraNews.com, MUNA BARAT – Pernyataan Wakil Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sultra, Litanto yang cenderung menyerang pribadi Bupati Muna Barat (Mubar), Rajiun Tumada sebagai salah satu bakal calon (Balon) Bupati Muna yang mendaftar di PDIP dianggap keliru.
Hal itu diungkapkan salah satu kader PDIP Mubar, Nukman. Menurut dia, Litanto mestinya independen dan tidak menyerang pribadi Balon. Apalagi sampai mengatakan Rajiun itu pembohong.
“Memangnya pak Rajiun pernah janji apa sama Litanto, sampai dia katakan pembohong?,” tanya Nukman, Rabu 25 September 2019.
Lebih lanjut, alumni Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) ini menambahkan, soal Litanto naik tanduk karena ada pemberitaan tentang pelemahan desk Pilkada, lalu reaktif menyerang Rajiun, itu salah sasaran.
Sebab, kata dia, Rajiun Tumada dalam pernyataan persnya sama sekali tidak melemahkan. Bupati Mubar itu hanya menyampaikan bahwa dia menjawab semua dengan baik pertanyaan yang diberikan.
“Kalau mau komplain, mestinya ke medianya, karena itu improvisasi media,” ujar mantan jurnalis Sultra Watch ini .
Selain itu, Nukman juga menyampaikan, mestinya PDIP tidak usah buka penjaringan, kalau pada akhirnya Balon yang mendaftar justru diserang oleh internal partai sendiri. Apalagi, serangannya sampai mengumbar di media, hal itu dinilainya tidak etis.
“Kalau ada masalah soal janji-janji sebelumnya, cukup itu menjadi catatan. Tidak perlu gaduh seperti ini. Kalaupun masalah itu diurai kembali, sebenarnya hanya miskomunikasi,” ucap pria yang akrab disapa James.
Laporan: An
Editor: Ikas









