TenggaraNews.com, MUNA – Pelaksana tugas (Plt) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Yaudu Salam Ajo (YSA) diminta untuk berhenti berkomentar terhadap sikap politik La Pili yang enggan mengikuti rekomendasi PKS untuk bergabung dan mendukung pasangan LM. Rusman Emba – Bahrun Labuta pada perhelatan pesta demokrasi pemilihan Bupati Muna yang rencananya digelar 9 Desember 2020 mendatang.
Setelah membaca pernyataan Plt Ketua DPW PKS Sultra disalah satu media online, La Pili yang juga kader PKS Sultra ini, meminta agar YSA tidak membuat pernyataan blunder terhadap sikap politiknya pada Pilkada Muna, karena Ia telah memahami imbas yang akan terjadi dikemudian hari jika dirinya dan PKS memaksa untuk bergabung dengan kubu petahana, LM. Rusman Emba.
“YSA berhenti bicara, jangan sampai blunder atas pernyataan-pernyataan itu. Kalau dia sayang ini PKS jangan dia berusaha pengaruhi sikap politik saya,” kata La Pili, Senin 6 Juli 2020.
Menurutnya, arah dukungan PKS untuk bergabung bersama LM. Rusman Emba adalah pilihan yang tidak tepat.
“Jadi jangan menghimbau saya untuk mendukung RE, karena sebelumnya memanggil saya pun untuk menjadi Wakilnya RE, saya tidak akan terima,” pungkasnya
Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sultra itu juga menegaskan, terkait sikap politiknya pada Pilkada Muna adalah Ia berjuang bersama LM. Rajiun.
“Jadi final saya berjuang bersama Pak LM. Rajiun Tumada. Titik,” tegasnya.
Kata Dia, alasan utama berjuang bersama LM Rajiun Tumada, karena merupakan cerminan psikologis mayoritas pemilih PKS di Kabupaten Muna.
“karena sesungguhnya pilihanku saat ini adalah cerminan psikologis mayoritas pemilih PKS di Kabupaten Muna,” ujarnya.
Dengan tidak bergabungnya dengan LM. Rusman Emba, sesuai rekomendasi PKS, La Pili mengatakan bahwa Ia siap dan Ikhlas menerima segala kosekuensi yang diberikan oleh partai.
“Saya sudah ikhlas dan siap untuk diberikan tindakan akibat saya tidak sejalan dengan putusan PKS. Kalau pun itu terjadi, hidupku sudah biasa diterpa dengan gelombang ujian. Insya Allah saya tetap akan tabah untuk menghadapi semua itu,” tutupnya.
Laporan : Hasan Barakati









