TenggaraNews.com, MUNA – Sebuah mobil pick up yang memuat tujuh anggota Panwas mengalami kecelakaan tunggal, di Jalan Poros Desa Liabalano, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Minggu 14 April 2019 sekitar pukul 11.00 Wita.
Mobil yang di kendarai oleh La Aco (anggota Panwas) diduga hilang kendali sehingga menambrak deuker. Musibah ini dialami para korban saat perjalan balik dari Raha, usai mengikuti apel pagi patroli pengawasan anti politik uang pada masa tenang Pemilu 2019.
Kecelakaan tunggal tersebut menewaskan salah satu penumpang yang merupakan anggota Panwas dari Desa Laimpi, Kecamatan Kabawo, La Masi alias La Sidadi (50).
“Saat itu mobil dalam keadaan balap, tiba-tiba oleng setelah menginjak bahu jalan. Almarhum juga sudah menyampaikan ke sopir agar pelan-pelan saja membawa kendaraan, namun tak diindahkan oleh sang sopir,” ujar salah satu rekan almarhum yang juga ikut dalam perjalanan tersebut, Zainal Arifin.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, almarhum La Masi beberapa kali menegur sopir, agar mengurangi kecepatan kendaraan. Namun, tetap saja peringatan tersebut tak didengarkan oleh sopir.
“Jadi dia menyampaikan ke sopir dengan nada keras, agar jangan balap kasian, namun tak di hiraukan. Kini almarhum telah tiada, dia meninggal saat hendak dibawa ke RSUD Kabupaten Muna,” jelasnya.
Kejadian tersebut sempat membuat geger masyarakat Liabalano, mereka berbondong-bondong melakukan pertolongan.
Sedangkan korban lainnya yang mengalami luka telah dibawa ke RSUD untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, sopir kendaraan tersebut, La Aco. telah menyerahkan diri ke kantor kepolisian.
(Phy/red)









