TenggaraNews.com, MUNA – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Muna, Moh. Iksanuddi Makmun menyanyangkan pernyataan Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BPKAD Muna, La Ode Abdul Salam di salah satu media daring, yang menyebutkan bahwa anggaran perjalanan DPRD Muna gemuk dan tidak mengalami pemotongan, bahkan anggaran tersebut dibanding-bandingkan dengan kabupaten lain.
“Tentu pernyataan tersebut sangat mencederai kami sebagai wakil rakyat, seakan-akan kami tidak peduli dengan bencana ini. Padahal Pak Salam sebagai Kabid anggaran tahu betul besaran anggaran perjalanan DPRD Kabupaten Muna. Mungkin kita yang paling kecil diantara semua DPRD kabupaten/kota yang ada di Sultra,” ungkap Iksan, Sabtu 25 April 2020.
Mantan manager sebuah perusahaan pembiayaan tersebut mengatakan, bila dibandingkan dengan kabupaten tetangga yang notabene baru mekar, tentu DPRD Muna masih kalah jauh.
“Kecuali tiga kali besaran anggaran perjalanan dinas DPRD Muna baru akan sama dengan kabupaten tetangga, kalau kabupaten lain dipotong kami anggap masih tetap besar, saya kira Salam tahu itu,” ujar Sekretaris Komisi 1 DPRD Muna ini.
Namun, karena kebesaran hati dan kepedulian terhadap musibah ini, sehingga pimpinan dan seluruh anggota DPRD Muna sepakat memotong anggaran tersebut, faktanya anggaran Setwan mengalami pemotongan.
“Jadi janganlah kita membuat pernyataan di media yang akan membentuk opini di publik, seolah-olah ada yang menjadi pahlawan dan yang lain menjadi pengecut, ini tidak baik untuk sinergisitas. Mari kita bekerja bersama tanpa saling menyalahkan demi pencegahan dan penanggulangan dampak wabah ini,” katanya.
Pada hakikatnya, lanjut Iksan, bahwa anggota DPRD selalu mendukung Pemda Muna dalam hal berapa besar anggaran yang di gelontorkan, untuk pencegahan dan penanggulangan pandemic Covid-19.
“Pasti kami backup, Pak Cahwan selaku wakil ketua DPRD Muna juga mengingatkan bahwa jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari anggaran bencana ini,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pada Jumat 24 April 2020, rapat dengar pendapat (RDP) terkait pencegahan dan penanggulangan pandemic Covid-19 antara DPRD dan Pemda Muna berjalan alot.
Beberapa anggaran yang di alihkan Pemda atau diformulasikan untuk pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19 sangat di suport oleh DPRD Muna. Pada sesi realisasi anggaran sudah dijelaskan dan telah didukung oleh semua anggota DPRD.
Laporan: Phoyo









