TenggaraNews.com, WAKATOBI – Rencana tender atau lelang konsultan pengawas pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wakatobi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) segera dibuka.
Kepala Dinas (Kadis) Kammaruddin mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang akan ditayangkan pada Pokja minggu ini.
” Sekarang ini kami sudah mulai lelang terkait masalah konsultan pengawas. Mungkin minggu-minggu Ini sudah mau tayang, itu tinggal cari siapa yang pemenang tender, tapi itu urusannya Pokja, ” ungkap Kamaruddin, Jum’at, 18 Mei 2022.
Ia mengatakan, Dinas hanya menyiapkan perencanaan dan KAK, setelah itu disampaikan ke Pokja untuk dilakukan seleksi penentuan pemenang tender.
Setelah ditentukan pemenang tender oleh Pokja, baru akan dilakukan kontrak antara dinas dan perusahaan pemenang tender.
” Setelah mereka menentukan siapa pemenang, nah berhadapan lagi dengan Dinas PUPR kembali untuk melakukan kontrak perjanjian, berapa bulan, apa haknya mereka, apa haknya kami, karena dalam kontrak yang akan disepakati masing-masik punya hak dan kewajiban, kan seperti itu, ” ujar Kamaruddin.
Pelelangan konsultan pengawas pekerjaan pada Dnas PUPR Wakatobi tersebut, selama 45 hari, namun setelah ditayangkan selama lima sampai sepuluh hari, akan mengikut dengan pelelangan fisiknya.
” Jadi dia akan berakhir masa pelelangan konsultan pengawas dan pekerjaan fisiknya itu hampir bersamaan atau secara bersamaan, ” lanjut Kamaruddin.
Keseluruhan Paket Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) yang akan dilelangkan Dinas PUPR pada Pokja Wakatobi sekitar Rp 26 Milyar, terdiri dari jalan jembatan, air bersih dan sanitasi.
Untuk pekerjaan fisik yang membutuhkan bahan material timbunan, Kamaruddin menyampaikan, akan didatangkan dari luar daerah, sebab persoalan timbunan lokal yang belum ada kepastian.
Laporan : Syaiful









