TenggaraNews.com, KENDARI – Letkol Inf. Davy Darma Putra resmi dilantik menjadi Komandan Kodim 1413/Buton, menggantikan Letkol Czi Sryanto, M.I.R yang sebelumnya menduduki jabatan Pelaksana Harian Dandim 1413/Buton. Selanjutnya,Letkol Czi Sriyanto akan melaksanakan tugas baru sebagai Staf Operasi Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Danrem 143/HO, Kolonel Arm. Dedi Nurhadiman, yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan dan disaksikan oleh para Dandim serta Dan/Kadisjan, Kabalakrem 143/HO serta seluruh perwira menengah di jajaran Korem 143/HO, di Gedung Utama Tamalaki Makorem 143/HO, Selasa 30 Januari 2018.
Pelantikan tersebut berdasarkan keputusan Kasad Nomor: Kep/6/I/2018 Tanggal 3 Januari 2018, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan AD.
Danrem 143/HO, Kolonel Arm. Dedi Nurhadiman mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi, yang disesuaikan dengan dinamika, tuntutan dan tantangan tugas.
“Organisasi institusi TNI Angkatan Darat (AD) telah disusun dengan cermat dan komprehensif, sehingga pada setiap strata jabatan diatur dengan jelas menyangkut tugas dan tanggung jawab, guna merealisasikan tugas pokok sesuai jabatan masing-masing. Dengan demikian, pergantian pejabat merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi, yang disesuaikan dengan dinamika, tuntutan dan tantangan tugas,” kata Dedi Nurhadiman.
Menurut Danrem, alih tugas dan jabatan di lingkungan TNI AD adalah hal yang biasa, karena merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi sekaligus merupakan kaderisasi, guna kesinambungan kepemimpinan dalam organisasi TNI.
“Pergantian pejabat ini adalah bagian dari proses untuk mendinamisasi organisasi, sesuai dengan tuntutan dan tantangan tugas yang akan dihadapi,” terangnya.
Dia juga menambahkan, Kodim 1413/Buton memiliki 16 Koramil dan tersebar di 6 wilayah yaitu Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Buton Selatan. Tentunya memiliki karakter yang khas.
Selain itu, kata Danrem, secara geografis maupun sosial budaya, daerah ini menyimpan potensi kerawanan yang cukup besar, bila tidak dikelola dengan baik dan benar akan berpeluang menimbulkan ancaman di bidang pertahanan dan keamanan maupun ekonomi serta politik.
“Perlu dipahami, bahwa jabatan Dandim merupakan jabatan yang cukup strategis dijajaran TNI-AD, karena satuan Kodim memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan kemampuan, kekuatan, dan gelar kekuatan. Menyelenggarakan Pembinaan Teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan di darat dan menjaga keamanan wilayahnya dalam rangka mendukung tugas pokok Korem,” pungkasnya.
Untuk itu, Danrem berpesan kepada Dandim 1413/Buton yang baru saja dilantik, tahun 2018 dan 2019 sebahagian pengamat politik menyebutnya sebagai tahun politik, karena pada tahun ini akan ada even besar yang akan dilaksanakan secara nasional, termasuk di wilayah Sultra yaitu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Anggota Legislatif dan Pilpres RI pada tahun 2019. Hal itu harus menjadi atensi bagi Dandim 1413/Buton beserta jajaran.
Untuk diketahui, Dandim 1413/Buton yang baru, Letkol Inf. Davy Dharma Putra kini berusia 41 tahun. Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatra Utara ini merupakan Abituren Akmil 1999, dan salah satu perwira yang cukup cemerlang di angkatannya. Perwira menengah yang memiliki perawakan yang cukup tinggi dan berpenampilan menarik ini, memiliki pengalaman yang sangat sarat dengan dunia intelijen.
Berikut riwayat jabatan dan pengalaman tugas Letkol Inf. Davy Darma Putra :
1. Danton Yonif 408/ SBH Sragen, Jawa Tengah (Sekarang – Yonif Raider 408/SBH), Kodam IV/Diponegoro (2001-2002);
2. Danton, di Yonif Linud 100/Raider Kodam I/Bukit Barisan (2003-2005); Danki di Yonif Raider/100 Kodam I/BB (2005-2007);
3. Katimsanmako Sandi Kodam I/BB (2007-2009); Mengikuti Pendidikan Sekolah Lanjutan Perwira (Dik Selapa), (2009), Ps.Kasi Sispal Sandi Kodam XIV/Pattimura (2009-2010);
4. Kasi Sispal Sandi Kodam XIV/Pattimura (2010-2011); Wadanyonif 731/Kabaresi Kodam XVI/Patimura (2011-2013); Kasdim 1507/Saumlaki Kodam XVI/Pattimura (2013);
5. Pabandamin Sintel XVI/Pattimura (2013-2014); Mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Dikreg Seskoad), (2014);
6. Ps.Pabandya Lid Sinteldam V/Brawijaya (2014); Pabandya Lid Sinteldam V/Brawijaya (2015); Danden Inteldam V/Brawijaya (2015-2017);
7. Dansatdikpa PusdikIntel Kodiklat TNI AD (2017-2018); Dan Pengalaman Tugas dalam dan luar negeri, diantaranya: Dalam Negeri: Operasi Pam Rahwan Maluku (2001) dan Operasi Sadar Nusa Aceh (2004). Sedangkan untuk luar negeri: Latma Indopura (2005).
Laporan: Muhamad Isran









