TenggaraNews.com, KENDARI — Harga sejumlah bahan pokok di pasaran jelang lebaran melonjak tinggi. Kondisi ini dikeluhkan warga, karena membutuhkan biaya besar untuk memenuhi kebutuhan hari raya Idul Fitri. Bahkan, lonjakan harga mencapai hingga 70 persen.
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra, Suharman Tabrani mengungkapkan, pihak terkait yang tergabung dalam Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) intens melakukan pengawasan di lapangan.
Diakuinya, memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, bahkan melonjak tinggi, dikarenakan beberapa hal, salah satunya adalah dari sisi pasokan.
Untuk itu, kata dia, dinas terkait sudah mengupayakan untuk mendatangkan stok dari luar Sultra, sehingga dirinya berharap harga-harga kebutuhan pokok tersebut bisa kembali normal sebelum lebaran.
Secara umum, lanjutnya, sudah menjadi pola history, setiap tahun selalu terjadi peningkatan harga saat moment ramadhan dan idul fitri.
“Bukan hanya karena ada masalah di pasokan dan distribusi, tapi juga disebabkan karena permintaan masyarakat yang meningkat akibat meningkatnya pula kebutuhan,” ujar Suharman Tabrani.
Laporan: Ikas









