TenggaraNews.com, MUNA – Satuan Polres Muna yang didampingi Dinas Perindag, Bulog dan Dinas Peternakan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Sentral Laino Raha. Hal tersebut dilakukan karena kenaikan bahan pokok yang terjadi akhir-akhir ini, sejumlah komoditas melonjak dan dikeluhkan oleh masyarakat.
Kapolres Muna, AKBP. Agung Ramos Paretongan Sinaga menyampaikan, Sidak yang dilakukan di Pasar Laino Raha untuk menimalisir pedagang, yang menaikan sejumlah barang menghadapi lebaran Idul Fitri 1440 H.
“Tentunya bukan kali ini saja, kami akan melakukan pantauan terhadap para pedagang, namun setiap minggunya akan kami turun beserta instansi terkait. Dan kami harapkan tidak ada pedagang yang nakal, baik dari harga yang dinaikan seenaknya. Sebaiknya untuk takaran yang sudah tidak layak dipakai segera diganti, agar tidak merugikan para konsumen,” jelasnya.
Kapolres juga menambahkan, jika terbukti ada pedagang ataupun distributor yang ketahuan menimbun barang dengan sengaja, maka akan ditindak tegas dan dikenakan sanksi sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999, tentang perlindungan konsumen.
“Tindakan tegas akan kami lakukan jika ada distributor dan pedagang nakal melakukan kecurangan,” tegasnya.
Ditemui di tempat yang sama, Kepala Seksi Pengendalian Barang Kebutuhan Masyarakat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna, Wa Ode Nasia menyebutkan, bahwa ada beberapa jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan saat Sidak dilakukan.
“Bawang putih yang naiknya sangat signifikan sampai menembus harga Rp100 ribu per kilonya, sementara kacang hijau perliter sebelumnya Rp16.000 kini naik Rp 18.000, gula pasir yang sebelumnya Rp12.000 kini menjadi Rp14.000. Sementara untuk telur mengalami penurunan yang semula per raknya Rp50.000 kini menjadi Rp48.000, sedangkan untuk daging masih harga diatas normal,” bebernya.
Laporan: Phoyo
Editor: Ikas









