TenggaraNews.com, WAKATOBI – Jadi bahan candaan pasca debat Kandidat Pilkada Wakatobi. Ini disebabkan, salah satu calon Kepala Daerah salah sebut tagline Wakatobi yang sudah populer di tingkat Nasional bahkan internasional.
Seperti diketahui, tahun 2012, Wakatobi dinobatkan sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh Unesco. Walaupun letak Kabupaten Wakatobi yang berada di Pusat Segitiga Karang Dunia terbilang terpencil dan jauh dari negara-negara maju.
Dimaksudkan sebagai Pusat Segitiga Karang dunia, pada saat debat Kandidat yang diselenggarakan oleh KPUD Wakatobi digedung Sanggara Budaya Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Minggu, 22 November 2020, Salah Satu pasangan calon Kepada Daerah menyebut Tagline itu dengan Sebutan pusat ‘Segitiga Karang Taruna’.
Pasca selesai Debat Publik, akhirnya Calon Kepala Derah Haliana, menjadi bahan humor di Sosial Media, karena menyebut SegitigaKarang Dunia dengan ‘Segitiga Karang Taruna’.
Entah apa yang ada dibenaknya, hingga sebutan Segitiga Karang dunia itu salah sebut dengan Segitiga Karang Taruna. Sehingga pasca Debat Publik, sebutan Segitiga Karang Taruna itu menjadi lelucon para netizen.
Beda halnya dengan Calon Kandidat Nomor satu, Pada saat debat berlangsung, terlihat jelas, menguasai Konsep pebangunan Wakatobi yang terletak di Pusat Segitiga Karang dunia itu. Pasangan Nomor Urut Satu itu adalah H. Arhawi – Hardin Laomo (HALO).
Ia memaparkan konsep Ekowisata dengan jelas sebagaimana yang tertuang dalam misi Pasangan HALO yang bakal Menjadikan Wakatobi menuju Pusat Ekowisata Dunia.
“Apa yang kita lakukan hari ini semata-mata untuk generasi kita kedepan,” ujarnya.
Laporan : Syaiful









