TenggaraNews.com,MUNA-Seorang warga Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), bernama Carlos, yakin batu yang dimilikinya adalah batu meteor. Batu dengan warna kuning kehitam-hitaman itu didapatnya di hutan perbatasan Kolaka dan Bombana sewaktu ia kerja di tambang.
Selama 10 tahun batu tersebut dipakainya sebagai ganjalan pintu di rumah milik orang tuanya. Carlos baru menyadari kalau batu yang dimilikinya itu mirip seperti Batu yang dipunyai oleh Joshua Hutagalung yang viral setelah batu meteornya dijual seharga Rp 200 juta kepada Jared Collins, warga negara asing yang tinggal di Bali.
“Setelah viralnya berita tentang batu meteor di media sosial kemudian saya perhatikan dengan seksama kalau batu yang di miliki oleh Joshua mirip dengan punyaku,” ujar Carlos, Minggu 22 November 2020
Batu yang memiliki kumpulan massa besi dan nikel itu seukuran kepalan tangan orang dewasa dengan bobot kurang lebih 3 kilogram sudah ditawari dengan harga yang cukup fantastis yakni Rp 100 juta. Namun tawaran tersebut tidak menggiurkan baginya. Ia yakin bahwa batu yang dimilikinya itu memiliki nilai yang jauh lebih berharga.
“Sebenarnya saya ingin jual Rp 500 juta, tapi belum lama ini ada yang menawar Rp 100 juta. Istri saya melarangnya dengan harga seperti itu,”ungkap ayah satu orang anak itu.
Saat ini Carlos sudah berkonsultasi dengan profesor kawan baiknya, dimana kata dia, profesor tersebut meyakini kalau batu yang dimilikinya itu 100 persen adalah batu meteor.
“Pak profesor mengatakan kalau memang itu adalah batu meteor, apalagi melihat ciri dan bobotnya. Ia bilang kalau batu meteor memiliki harga yang sangat fantastis berkisar Rp 1 sampai2 milyar rupiah,”ucapnya.
Meski batu yang dimilikinya itu diyakini adalah batu meteor namun belum pernah dilakukan penelitian secara ilmiah untuk dapat membuktikan jika batu tersebut adalah asli atau hanya batu biasa.
Laporan : Phoyo









