TenggaraNews.com, KOLAKA – Mahasiswa Fakultas Tehnik dan Sains Universitas Sembilanbelas November Kolaka kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid VII, menuntut janji Bupati Kolaka. Rabu 7 Oktober 2020.
Dalam aksinya massa unjuk rasa menuntut agar bupati segera keluar menemui mereka, terkait janjinya untuk mendatangkan pihak BPJN Sultra.
” Kami minta hari ini Bupati Kolaka keluar menemui kami, jika tidak berarti kami katakan Bupati Kolaka seorang pengecut,” ucap Wahyudi selaku ketua IMTSI Sultra.
Terkait statment bupati yang mengatakan tidak mempunyai wewenang atas PD. Aneka Usaha Kolaka, massa aksi menganggap suatu pembohongan besar.
” Mana mungkin bupati Kolaka Kolaka tidak punya wewenang atas menggunakan jalan Nasional oleh PD. Aneka Usaha Kolaka, ini jelas pembohongan besar,” ucap Orator dengan suara lantang.
Massa aksi dalam pernyataan sikapnya menuntut agar Bupati Kolaka segera menghadirkan pihak – pihak yang bertanggung jawab.
Mengutuk keras Perusda Kolaka agar berhenti menggunakan jalan Nasional.
” Apabila pernyataan sikap kami tidak diindahkan, maka kami akan melakukan tindakan yang menurut kami itu benar,” ucap Rahman Hidayat selaku koordinator lapangan.
Hingga berita ini ditayangkan massa aksi masih melakukan orasinya sembari menunggu Bupati Kolaka untuk segera hadir menemui mereka.
“Masa aksi terus melakukan orasinya sambil menunggu Bupati Kolaka agar segera hadir sekarang juga dan menemui masa aksi.
Laporan : Dery









