TenggaraNews.com, WAKATOBI – Massa membakar satu unit sepeda motor milik anggota Polisi Bhabinkamtibmas.
Peristiwa ini terjadi di Desa Mola, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra.
Penyebab warga setempat tiba-tiba bertindak beringas terhadap polisi, karena diduga belum adanya kepastian hukum penanganan kasus penikaman warga beberapa waktu lalu.
Keributan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 Wita, tepatnya di Desa Mola Samaturu, Kecamatan Wangi-wangi Selatan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Akibatnya, satu unit motor milik anggota polisi dibakar massa. Dampak dari keributan ini akses menuju Desa Mola tak bisa dilalui.
AKBP Suharman Sanusi, saat dimintai keterangan oleh media ini, tidak memberikan komentar, begitu juga dengan Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Wakatobi.
Informasi yang beredar, peristiwa itu terjdi pada saat tim penyidik yang dipimpin Kasat Reskrim Juliman bersama Kapolsek Wangi-wangi Selatan IPDA Awal, berencana melakukan olah TKP di perbatasan antara Desa Mola Selatan dan Desa Mola Samaturu yang juga hadir ketua Kerukunan Masyarakat Bajo.
Salah seorang tokoh pemuda Mola, Ramil mengungkapkan, selama ini ada tiga kasus yang menimpah warga yang tidak dapat diselesaikan oleh pihak kepolisian.
Sehingga ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat, karena khawatir kasus yang terjadi saat ini juga akan sama dengan kasus yang sebelumnya.
Laporan : Syaiful









