TenggaraNews.com, KENDARI – Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti kembali menegaskan kepada seluruh aparat TNI agar tetap teguh menjaga netralitas, pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan 27 Juni 2018 mendatang.
Pangdam menegaskan komitmen TNI untuk tetap netral dalam kegiatan Pilkada.
“Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi rakyat, yaitu Pilkada serentak 2018, dan TNI/Polri dipastikan tetap menjaga netralitas,” ujarnya kepada TenggaraNews.com, saat ditemui belum lama ini.
Oleh karena itu, dirinya meminta semua anggota TNI dan POLRI beserta seluruh komponen masyarakat untuk tetep menjaga soliditas, agar pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dapat berjalan sukses dan aman.
Bahkan, Pangdam menegaskan, bila ada anggotanya yang melanggar tentunya pasti ada konsekuensi sesuai dengan jenis pelanggarannya bahkan bisa sampai pemecatan.
“Kami akan beri sanksi tegas bagi oknum aparat yang tidak bisa menjaga netralitasnya,” tegasnya.
Mayjen TNI Agus Surya Bakti juga mengimbau para pasangan calon (Paslon) peserta Pilkada, agar tidak menarik-narik atau melibatkan anggotanya dalam berbagai kegiatan politik.
Laporan: Ikas Cunge








