TenggaraNews.com, WAKATOBI – Baru enam bulan lebih menjabat sebagai Bupati Wakatobi, Halianan melakukan perombakan besar-besaran kepada para pegawai Eselon II, III dan IV di lingkup pemerintahan.
Perombakan tersebut masih tanda tanya, sebab, belum diketahui pasti apakah sudah sesuai prosedur dan mekanisme perundang-undangan atau tidak.
Pasalnya, Sekretaris daerah Wakatobi Drs. La Jumaddin saat ditemui di Kantor inspektorat, menghadiri Sertijab tidak memberikan komentar yang lebih jelas soal pelantikan.
“Murni kebijakan bupati,” katanya.
Menurutnya, Sertijab dilakukan karena dua hal yaitu pegawai baru yang mengganti agar segera menuntaskan administrasi keuangan khususnya untuk penerimaan gaji pegawai dan agar progres kedua OPD tersebut segera ditingkatkan.
” Yang menilai itu adalah bupati sebagai user bukan Sekda. Sekda itu hanya mengamini keinginan bupati sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, ” kata Sekda Wakatobi Drs. La Jumaddin, 18 Januari 2022.
Belum ada alasan pasti pergantian kepala OPD. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sahibuddin dan pelaksana Kepala Inspektorat Aliana lansung meminta Sertijab kepada penggantinya demi efektifitas jalanya roda pemerintahan.
Kepala BPKPSDM Sahibuddin digantikan oleh Hasan yang tadinya menjabat sebagai Kabag Legislasi dan Persidangan di Sekretarian DPRD Wakatobi sedangkan Aliana digantikan oleh Muslihi yang belum lama pindah dari Provinsi.
Informasi dari Sekretaris Daerah Bupati Wakatobi Haliana hari ini berangkat kejakarta, sehingga mengenai alasanya melakukan pergantian belum diketahui.
Laporan : Syaiful









