TenggaraNews.com, WAKATOBI – Seorang pasien positif Covid-19 melarikan diri dari Kota Bau-bau menuju Pulau Tomia. Dia menumpang kapal fery rute Kamaru-Wanci, pelabuhan yang menghubungkan Pulau Buton dengan Pulau Wanci, Ibukota Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pasien tersebut berbaur dengan penumpang lain di atas kapal. Kini semua penumpang yang satu kapal dengan pasien Covid-19 itu, terpaksa menjalani karantina.
Juru bicara Covid-19 Kabupaten Wakatobi, Muliadin Anis mengatakan, pasien tersebut berasal dari Pulau Tomia, Wakatobi yang dirujuk dari Puskesmas Usuku ke Rumah Sakit (RS) Siloam Kota Bau-bau. Di RS Siloam, lalu dilakukan rapid dan hasilnya reaktif.
“Pasien itu rujukan dari Puskesmas Usuku ke siloam. Di Siloam sebelum ada tindakan pasien dirapid dulu dan hasilnya reaktif lalu diambil swab,” kata Muliadin Anis berdasarkan hasil konfirmasinya dari Tim Gugus Kota Bau-bau, Sabtu 4 Juli 2020.
Setelah adanya hasil Swab, yang bersangkutan dihubungi oleh Petugas Tim Gugus Kota Bau-bau yang diketahui saat itu menginap di salah satu penginapan di Kota Bau-bau. Maksud para tim gugus, agar pasien tersebut segera dikarantina di rumah sehat.
Namun, setelah didatangi di tempat penginapannya tu, pasien tersebut sudah tidak ada selama dua hari. Saat dihubungi melalui telepon, pasien tersebut mengaku jika dirinya berada di rumah keluarganya di Sulaa masih di Kota Bau-bau.
“Pertama dia bilang saya di Sulaa rumah keluarga, petugas Tim Gugus Bau-bau mau susul ke Sulaa, tiba-tiba handphonnya tidak aktif, beberapa jam kemudian katanya aktif lagi dan dia bilang sudah ditempat lain lagi. Jadi petugas juga stress mencari pasien ini,” jelas Muliadin sebagaimana hasil konfirmasi dari Tim Gugus Kota Bau-bau.
Hingga akhirnya, hari Sabtu, 4 Juli 2020 pasien diketahui menuju kampungnya, di Tomia naik kapal fery dari Pelabuhan Kamaru menuju Wanci.
Akibatnya, puluhan penumpang lainya yang menuju pulau Wanci itu terpaksa dikarantina untuk mencegah terjadinya potensi penyebaran Covid-19 ditengah-tengah masyarkat, sedangkan yang bersangkutan langsung di Isolasi di RSUD Kabupaten Wakatobi.
Laporan : Syaiful









