TenggaraNews.com, WAKATOBI – Tak bisa di pungkiri H. Arhawi dan Hardin Laomo (HALO) sebaga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi yang kuat dan berpotensi menang dibanding rifal politiknya.
Untuk mengimbangi kekuatan politik HALO, Paslon Haliana dan Ilmiati Daud (HATI) menghadirkan sejumlah politisi kawakan di Sultra.
Seperti Umar Samiun politisi PAN, Lukman Abunawas ketua PDI Perjuangan Sultra, dan politisi nasional Rahmat Gobel kader NasDem dan Hugua mantan Bupati Wakatobi.
Bukan hanya sekedar orasi pada saat kampanye, salah satu diantara beberapa tokoh itu, bahkan disinyalir harus menyisihkan waktu yang cukup lama di Kabupaten Wakatobi, untuk mencari celah mengalahkan Pasangan HALO.
Namun sebagai politisi sejati H. Arhawi – Hardin Laomo (HALO) tak pernah gentar.
“Mari kita pelihara kemenangan ini sampai dengan tanggal 9 Desember nanti sehingga setelah selesai pemilihan, tak ada lagi gontok-gotokan dan masyarakat wakatobi semua merasa damai,” kata H. Arhawi, Minggu, 8 November 2020.
Hanya saja, beberapa politisi terkenal yang disebut turung gunung mengeroyok H. Arhawi itu, justru membakar semangat perjuanagn rakyat dan simpatisan pasangan HALO untuk lebih solid.
Pasalnya masyarakat menganggap, hadirnya orang luar tersebut membawa ke khawatiran bagi keberlangsungan Pemerintahan Kabupaten Wakatobi dimasa yang akan datang.
“Ngapain orang luar, dan politisi semua harus turun ke Wakatobi mengeroyok H. Arhawi, berartikan ada sesuatu, pastilah ada komitmen dengan calon yang bersangkutan, bisa bahaya nanti APBD kita ke depan,” ujar Adit simpatisan HALO.
Tak sanya membuat kuat akar bawah, Beberpa kader partai pendukung rifal politik HALO juga, ikut berpindah pilihan dari HATI ke HALO.
Menurut beberapa kader yang pindah itu, ada banyak lagi yang akan menyusul pada detik-detik hari pemilihan.
Laporan : Syaiful









