TenggaraNews.com, MUNA – DPD Partai Perindo Kabupaten Muna turut andil dalam melakukan Fogging Serentak secara nasional. Aksi sosial tersebut akan dilakukan di beberapa tempat di Kabupaten Muna.
Pelaksanaan fogging ini merupakan salah satu program nasional yang telah di tetapkan partai besutan Hary Tanoesoedijo (HT) ini.
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Muna, Laode Trifandy Annas mengatakan, sasaran dari fogging tersebut adalah seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan, tentunya hal itu di laksanakan dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Muna.
“Olehnya itu, sebelum kami melakukan terlebih dahulu kita ketahui titik-titik mana yang akan kita lakukan fogging, tentunya hal ini kita sampaikan ke pihak Dinas kesehatan, agar memberikan kita kordinat sasaran daerah-daerah yang beresiko menjadi tempat bersarangnya dari nyamuk aedes aegypti,” ucapnya, Kamis 11 April 2019.
Caleg DPRD Kabupaten Muna, Dapil 1 dan nomor urut 1 juga itu menambahkan, disetiap daerah sudah dilakukan hal yang serupa, sehingga aksi tersebut telah mendapatkan tempat di hati masyarakat.
”Jadi, setiap DPD dan DPW telah melakukan hal yang sama, agar mencegah penyakit demam berdarah yang di sebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Oleh sebab itu, Partai Perindo dengan sigap melakukan fogging yang diharapkan bisa membasmi DBD,” jelasnya
Sementara itu, Kasi P2M Dinas Kesehatan Kabupaten Muna, Laode Muh. Arifin Kase menyampaikan, bahwa pendampingan tersebut dilakukan karena adanya surat yang masuk dari Partai Perindo agar di lakukan pendampingan. Sebab, berbicara teknis dalam pelaksanaan fogging ataupun kegiatan lain yang menyangkut kesehatan itu, wajib didampingi oleh pihak Dinas Kesehatan.
“Kita di sini sebagai tenaga tekhnis dari Dinas Kesehatan memberikan pengarahan, tentunya dalam melakukan fogging, dari pihak Partai Perindo tidak mempunyai teknis untuk melakukan itu, mulai dari pencampuran obat untuk di mesin fogging, kemudian pendampingan juga ini kita sampaikan risiko-risiko yang terjadi di masyarakat. Dari kegiatan Perindo ini, kita sangat apresiasi karena bersentuhan langsung dengan masyarakat yang hubungannya dengan kesehatan,” ungkapnya.
(Phy/red)









